Gunakan Identitas Palsu, Seorang Pria Sewa Motor Lalu Bawa Kabur

SAMPIT – Seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial DA (27) warga Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi korban penggelapan sepeda motor yang dilakukan oleh seorang pria dengan menggunakan identitas palsu.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan oleh korban ke Polres Kotawaringin Timur (Kotim).

Korban sendiri melaporkan perihal kejadian yang telah menimpanya pada Rabu 30 Oktober 2024 lalu, dengan membawa identitas yang digunakan pelaku sebagai bukti jaminan untuk merental motor miliknya.

“Saya sudah melaporkan pelaku ke Polres Kotim terkait dengan penggelapan motor milik saya,” ucap korban, Jumat 1 November 2024.

Adapun motor korban yang sudah di bawa kabur oleh pelaku, merupakan jenis motor Yamaha Lexi tipe B3F-1 warna hitam dengan nopol KH 4615 QJ.

Korban DA juga mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 19 Oktober 2024 di Jalan Jenderal Sudirman KM 3 Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

“Pelaku mendatangi saya sekitar pukul 14.00 WIB untuk menyewa motor milik saya dan membawa identitas orang lain, dan hingga saat ini belum dikembalikan,” ungkapnya.

Terkait dengan kronologis kejadian tersebut korban menjelaskan dengan gamblang, bahwa pelaku menyewa sepeda motor pelapor dengan meninggalkan indentitas berupa KTP milik orang lain, kemudian terlapor membayar uang sewa sepeda motor tersebut sebesar Rp 250.000.

Berselang dua hari korban menghubungi pelaku bermaksud menanyakan apakah masih berlanjut atau off, lalu pelaku menyampaikan ingin berlanjut menyewa sepeda motor tersebut dengan mentransfer uang ke pelapor sebesar Rp 130.000 pada Rabu 23 Oktober 2024 dan sampai saat ini pelaku tidak bisa dihubungi.

“Sampai saat ini belum ada kabar dari pelaku, oleh karena itu saya melaporkan kasus ini ke Polres Kotim,” bebernya.

baca juga ...  Disnakertrans Kotim Gelar Sertifikasi Lembaga Pelatihan Kerja

Atas kejadian ini korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 17.000.000 dan berharap agar pelaku dapat segera ditemukan oleh pihak kepolisian untuk dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya berharap kepada pihak kepolisian segera menangkap pelaku agar dapat di proses secara hukum,” harapnya.

(Sattar)

Bagikan:
Berita Populer