SAMPIT – Seorang pria bernama Gery S di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berpura-pura menjadi korban begal, karena ingin mengelabui istrinya sendiri. Motifnya terbongkar usai diselidiki Polisi.
Dirinya mengaku jadi korban pembegalan di Jalan Tjuk Nyak Dien, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim.
Dalam postingan yang diunggah oleh akun Delima Fatmawati, menyatakan bahwa suaminya menjadi korban begal, hingga handphone dan dompet milik korban dibawa kabur.
Namun, ternyata postingan tersebut tidak benar atau hoax. Suami Delima Fatmawati yang bernama Gery Supiansyah menyatakan dirinya hanya mengarang cerita menjadi korban begal karena telah menggadaikan handphone miliknya.
“Hal itu sengaja saya buat agar istri saya tidak marah. Karena saya telah menggadaikan handphone saya untuk kebutuhan saya sehari-hari,” kata Gery Supiansyah saat melakukan klarifikasi di Kantor Polres Kotim, Sabtu 4 Januari 2025.
Akibat postingan ini membuat masyarakat Kota Sampit menjadi resah. Hingga membuat warga percaya dengan kejadian tersebut.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Iyudi Hartanto mengatakan, kejadian korban begal itu tidak benar dan pihaknya sudah melakukan pengecekan di lapangan.
“Yang bersangkutan sudah kami panggil dan menyatakan itu tidak benar. Mereka juga telah melakukan klarifikasi,” ucap Yudi.
Saat ini pemilik akun yang menyabarkan hoax tersebut telah dibina oleh pihak kepolisian agar tidak melakukan kejadian yang meresahkan masyarakat.
“Untuk masyarakat saya imbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai menyebarkan berita yang tidak benar sehingga dapat meresahkan masyarakat,” tutup Yudi.
(Jimmy)












