Masalah Lagi, Keluarga Pasien Sebut Kurangnya Koordinasi dan Komunikasi Antar Dokter di RSUD Murjani

IST/BERITASAMPIT - Pasien keluarga Kherli yang sempat dirawat di rumah sakit Murjani Sampit.

SAMPIT – Persoalan pelayanan di rumah sakit kebanggaan masyarakat Timur (Kotim) dr Murjani Sampit terus menuai keluhan, Rabu 8 Desember 2024 kembali dialami oleh keluarga Kherli.

Kherli salah satu keluarga pasien menyampaikan keluhan kurangnya koordinasi dan komunikasi antar dokter di RSUD dr Murjani Sampit, Rabu 8 Januari 2025 hingga membuat mereka kecewa dengan pelayanan rumah sakit tersebut.

Kherli menyampaikan kondisi saudaranya yang sempat dirawat masih lemah, namun oknum dokter RS tersebut menyampaikan hasil laboratorium diagnosa bahwa kondisi pasien baik-baik saja.

“Padahal kondisi pasien masih lemah, duduk juga tidak bisa, karena hasilnya baik-baik saja jadi disarankan untuk pulang, sembari menunggu infus habis sampai sore tadi,” kata Kherli.

Namun kemudian ada dokter pengganti piket masuk lagi, karena melihat kondisi pasien lemah akhirnya dokter itu menahan pasien kembali.

“Selanjutnya sore ini tadi saya sampaikan ke pihak keluarga untuk minta hasil lab dan diagnosa pasien, dokter pengganti piket memeriksa pasien dan melihat kondisi pasien masih lemah sehingga menyarankan untuk rawat inap kembali, dan saat sore inipun kondisi masih di UGD tidak dipindahkan rawat inap,” ungkapnya.

Sehingga ia menilai pihak RSUD dr Murjani Sampit memberikan diagnosa tidak jelas, seharusnya melihat kondisi lemah, bisa dirawat inap atau tidak mengambil resiko terhadap nyawa pasien.

“Seharusnya mereka yang lebih paham dan teliti karena pasien itu tidak bisa bangun, bisa di rawat inap,” ungkap pria yang aktif di organisasi Komunitas Peduli Timur ini.

(Nardi)

baca juga ...  Giliran Saluran yang Tersumbat Dibersihkan, Camat Parenggean: Gotong Royong Harus Diaktifkan Hingga ke RT!
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!