Giliran Saluran yang Tersumbat Dibersihkan, Camat Parenggean: Gotong Royong Harus Diaktifkan Hingga ke RT!

IST/BERITASAMPIT - Gotong royong membersihkan saluran yang tersumbat di wilayah Kelurahan Parenggean dan Bajarau.

SAMPIT – Gotong royong kembali digalakkan di Kelurahan Parenggean dan Bejarau, Kecamatan Parenggean dipimpin langsung camat Muhammad Jais bersama staf kecamatan, lurah, kades serta unsur dari Koramil, Polsek, Damkar, redkar kecamatan, damang, DAD, Batamad, tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Agenda yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat ini giliran parit yang jadi sasaran untuk dibersihkan karena selama ini menjadi biang tersumbatnya saluran di wilayah tersebut.

Jais mengatakan, gotong royong ini akan terus digalakkan, dan harus rutin setiap akhir pekan dilaksanakan, semua elemen masyarakat hingga unsur Muspika juga ikut terlibat.

“Parit hingga jalan tidak bisa kita biarkan tersumbat dan rusak, karena akan mengganggu aktifitas masyarakat,” ucapnya, Jumat 21 November 2025 di sela-sela kegiatan tersebut

Menurut Jais parit harus lancar, sehingga saat musim hujan seperti sekarang tidak sampai meluap menggenang ke jalan, begitu juga dengan jalan yang berlobang akan ditambal sulam sehingga saat musim panas tidak menimbulkan debu.

Sehingga Kecamatan Parenggean dengan kondisi wilayah yang penduduknya cukup padat ini bisa terlihat bersih dan masyarakat yang beraktifitas juga merasa nyaman

Camat juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memupuk rasa kebersamaan dan persatuan, serta melestarikan budaya gotong royong itu sendiri.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama terhadap kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Ia juga menintruksikan pelaksanaan kegiatan gotong royong atau kerja bakti secara rutin, misalnya setiap hari Jumat atau hari libur tertentu, di lingkungan masing-masing seperti RT, RW, /kelurahan.

Fokus kegiatan bisa meliputi pembersihan saluran air, pemungutan sampah, pemangkasan rumput liar, dan penataan lingkungan pemukiman atau fasilitas umum.

Ia juga menyebut hasil dari kegiatan gotong royong juga berdampak pada dan sstetika, yakni menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, asri, dan nyaman untuk ditinggali, terutama dalam mengantisipasi musim hujan atau kondisi tertentu

Jais juga menyebut gotong royong ini dapat memupuk semangat kebersamaan dan diharapkan menghidupkan kembali dan memperkuat semangat kekeluargaan, toleransi, dan persatuan antarwarga melalui kegiatan bersama.

“Karena di saat-saat seperti inilah kita bisa langsung secara rutin bertemu dan bertatap muka dengan masyarakat, mendengarkan apa yang jadi saran dan masukan mereka untuk Kecamatan Parenggean yang lebih baik,” ucapnya.

Ia juga berterima kasih kepada masyarakat yang secara aktif ikut terlibat dalam gotong royong itu, dan berharap semangat ini terus terjaga.(BS-1)

baca juga ...  Hari Kelautan Nasional! KSOP Sampit Ajak Jaga Laut Agar Aman dan Lestari
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!