PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, menyerukan perhatian serius dari pemerintah provinsi dan kabupaten terhadap pemerataan pembangunan, terutama di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Kalteng yang meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, dan Murung Raya.
Purdiono menyoroti pentingnya peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) untuk mengurangi ketimpangan pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, upaya ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah tertinggal.
“Masyarakat di pedesaan sangat berharap ada perhatian lebih dari pemerintah, terutama dalam hal pendidikan dan kesehatan. Kami ingin anak-anak di desa memiliki fasilitas pendidikan yang setara dengan di kota, serta akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak,” ungkapnya, Rabu 8 Januari 2025.
Selain itu, ia juga mengungkapkan keprihatinan terhadap tingginya angka kemiskinan di pelosok. Ia menilai bahwa kemiskinan menjadi masalah mendasar yang membutuhkan solusi konkret.
“Perlu kebijakan yang memberikan akses lebih mudah kepada masyarakat pedesaan untuk mendapatkan layanan dasar yang mendukung peningkatan taraf hidup mereka,” tambahnya.
Purdiono juga menyoroti rendahnya realisasi aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses DPRD. Ia mengaku banyak menerima keluhan bahwa meskipun aspirasi telah disampaikan, tindak lanjutnya sering kali tidak segera dirasakan masyarakat.
“Reses itu tujuannya untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat, tetapi jika realisasi lambat, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparatur sipil negara (ASN) ditakutkan akan menurun,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah provinsi dan kabupaten lebih serius dalam menindaklanjuti hasil reses serta memastikan pemerataan pembangunan tidak hanya fokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga akses pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya.
Purdiono mengajak seluruh pihak, baik eksekutif maupun legislatif, untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif di Kalteng.
“Kita harus bekerja sama untuk memastikan tidak ada daerah yang tertinggal. Pemerataan pembangunan akan memberikan manfaat nyata bagi semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.
(Sya'ban)












