NANGA BULIK – Kebakaran besar melanda gudang PT. Trieka Agro Nusantara (PT. TAN) di Jl. Trans Kalimantan KM 56, Desa Penopa, Kecamatan Lamandau, Sabtu 11 Januari 2024, mengakibatkan kerugian material diperkirakan hingga Rp 1,5 miliar.
Berdasarkan keterangan saksi, Muhamad Arifin (28), yang merupakan petugas keamanan PT. TAN, kebakaran bermula saat ia melihat listrik padam di area kantor. Ketika memeriksa parkiran, ia mendapati asap tebal keluar dari gudang damkar di dekat lokasi.
“Saat saya cek, ternyata api sudah menyala di ruang dokumen dalam gudang. Saya langsung lapor ke pos 1 dan bersama rekan saya, Eros Romani (45), mendobrak pintu gudang. Api langsung menyebar begitu pintu terbuka,” kata Arifin dalam laporannya.
Api yang diduga kuat berasal dari korsleting listrik dengan cepat melahap gudang yang berisi bahan bakar minyak (BBM) dan peralatan pemadam kebakaran.
Upaya pemadaman dilakukan oleh karyawan PT. TAN dengan peralatan seadanya, dibantu fasilitas damkar perusahaan. Api akhirnya berhasil dijinakkan dalam waktu satu jam pada pukul 12.14 WIB. Kebakaran ini juga menghanguskan satu unit bus sekolah dengan nomor polisi KH 7411 FH yang terparkir di dekat gudang.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Lamandau, AKBP Bronto Budiyono, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami telah menerima laporan mengenai kebakaran di PT. Trieka Agro Nusantara dan langsung menurunkan tim ke lokasi untuk membantu pengamanan serta mengumpulkan bukti-bukti awal. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih kami lakukan untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar AKBP Bronto Budiyono, Senin 13 Januari 2025.
Meski kerugian material ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar, pihak PT. TAN memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hingga Sabtu sore, situasi di sekitar lokasi kebakaran sudah aman dan kondusif.
“Kami mengimbau seluruh perusahaan di Lamandau untuk meningkatkan standar keamanan, terutama dalam hal instalasi listrik dan alat proteksi kebakaran. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tambahnya.
(andre)












