Puruk Cahu – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kembali menjadi sorotan penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan Murung Raya (Mura) tahun 2026. Anggota DPRD Mura, Tuti Marheni, menegaskan bahwa forum ini merupakan fondasi utama untuk mewujudkan pembangunan yang terarah, merata, dan berkelanjutan.
“Musrenbang bukan sekadar forum rutin, tapi momentum strategis untuk menyatukan suara rakyat dan pemerintah. Hasilnya diharapkan menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan program-program pembangunan yang inklusif,” ujar Tuti, Sabtu (1/2/2025).
Ia menekankan pentingnya menjadikan aspirasi masyarakat dari setiap kecamatan sebagai landasan utama dalam menyusun skala prioritas pembangunan. “Kami ingin setiap wilayah di Murung Raya berkembang menjadi daerah yang tertata, maju, dan sejahtera,” lanjutnya.
Sebagai politisi NasDem, Tuti juga menyampaikan bahwa Musrenbang memiliki makna strategis dalam menggali substansi kebutuhan warga, khususnya di wilayah perdesaan. Hal ini sejalan dengan visi jangka panjang pembangunan Murung Raya 2025-2045: Murung Raya Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan.
Menurutnya, penyusunan skala prioritas dalam Musrenbang bertujuan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, sembari menjaga keberlangsungan pembangunan di seluruh wilayah. “Ini langkah awal untuk pembangunan yang benar-benar menyentuh masyarakat,” tandasnya.












