SAMPIT – Suasana duka menyelimuti PT. Hamparan 2, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), setelah ditemukan seorang pria tergeletak tak bernyawa di kediamannya pada Selasa, 4 Februari 2025. Pria tersebut, diketahui bernama Heri (30), ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh berlumuran darah.
Heri menghembuskan nafas terakhirnya akibat pendarahan hebat yang disebabkan luka sayatan di bagian leher dan tangan. Kepergiannya yang tragis menimbulkan tanda tanya besar di kalangan rekan-rekannya.
Menurut Syarujin, salah seorang karyawan di lokasi kejadian, kejadian tersebut belum bisa dipastikan penyebabnya apakah korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri atau akibat tindakan penganiyaan karena tidak ada yang mengetahui peristiwa itu.
“Kami tidak mengetahui apa penyebabnya, karena saat korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” kata Syarujin.
Korban pertama kali ditemukan dalam posisi terlentang di atas bantal, tanpa mengenakan baju, dan memakai celana pendek berwarna coklat.
“Posisi korban saat ditemukan terlentang diatas lantai dengan darah yang sudah mengering,” terangnya.
Kemudian, Syarujin menyampaikan bahwa kejadian ini telah ditangani oleh Polsek Telawang, dan saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban.
“Dari malam tadi sudah ada pihak kepolisian yang datang ke TKP, untuk mengevakuasi korban ke RSUD dr Murjani,” bebernya.
Adapun dari pantauan Berita Sampit, korban sudah berada didalam kamar mayat RSUD dr Murjani Sampit, untuk dilakukan visum oleh tim dokter guna mendapatkan petunjuk penyebab kematiannya.
(Sattar)












