Dukung Kebijakan HBA, Mukhtarudin: Saatnya Indonesia Jadi Negara Penentu Harga Batu Bara Dunia

Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI Mukhtarudin.

JAKARTA– Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI Mukhtarudin mendukung rencana kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait harga ekpor batu batu menggunakan Harga Batu Bara Acuan (HBA).

‘Ya, tentu kita dukung harus gunakan HBA, karena selama ini produksi Indonesia dihargai sangat murah di pasar global,” tutur Mukhtarudin, Senin 10 Februari 2025.

Padahal, Anggota Komisi XII DPR RI ini bilang Indonesia, sebagai salah satu negara produsen batu bara terbesar di dunia, dan sebagai salah satu eksportir utama di pasar Asia.

Artinya, Mukhtarudin mengatakan dengan adanya kebijakan HBA tersebut, maka diharapkan ke depannya harga batu bara asal indonesia tetap bagus di pasar Global.

Untuk itu, Mukhtarudin mendorong Prabowo Subianto membawa Indonesia lebih berperan dalam menentukan harga batu bara global.

Jadi, kata Mukhtarudin pentingnya Pemerintah saat ini menciptakan indeks harga batu bara . Meskipun, tidak dapat sepenuhnya lepas dari fluktuasi pasar .

“Namun, fraksi Golkar DPR RI berharap adanya indeks harga akan memberi Indonesia lebih banyak kontrol yang bisa menciptakan harga yang lebih menguntungkan bagi pasar domestik,” pungkas Mukhtarudin.

Eksportir Wajib Ikut HBA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia berencana membuat aturan baru soal harga ekspor batu bara. Nantinya, eksportir batu bara wajib menggunakan harga batu bara acuan (HBA) saat menjualnya ke luar negeri.

Menteri Bahlil ingin mendorong agar industri batu bara dalam negeri bisa lebih kompetitif melalui sebuah Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM.

“Tidak dalam waktu lama lagi, kami akan mempertimbangkan untuk membuat Keputusan Menteri agar harga HBA itulah yang dipakai untuk transaksi di pasar global,” ujar Menteri Bahlil.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, HBA pada Januari 2025 ditetapkan 124,01 dolar AS per ton. Lebih tinggi dari patokan harga batu bara dunia. Misalnya, acuan Newcastle pada Januari 2025 mencapai 116,79 dolar AS per ton. Terdapat margin atau perbedaan antara HBA dengan Newcastle sebesar 7,5-29 dolar AS per

baca juga ...  Golkar Senayan Tegaskan Permudah Perizinan Agar Tidak Hambat Investasi

Ketum Golkar ini pun berharap, seluruh eksportir batu bara  mengikuti kebijakan tersebut. Bagi yang melanggar, Kementerian ESDM tak segan mencabut perizinan ekspornya.

“Kalau tidak mau, kita ambil izin ekspornya. Kira-kira begitu. Masak harga batu bara negara kita dibuat lebih murah daripada negara lain. Masak harga batu bara kita, ditentukan negara lain,” katanya.

(adista)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!