KUALA PEMBUANG – Anggota DPRD Seruyan dari Fraksi PKB, Aliansyah, menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Seruyan Raya yang digelar di Aula Kantor Camat Seruyan Raya pada Rabu, 12 Februari 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Aliansyah menyoroti berbagai usulan pembangunan yang diajukan oleh kepala desa dan masyarakat setempat.
Ia menegaskan bahwa usulan prioritas harus mendapat perhatian serius dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar pembangunan berjalan sesuai dengan tema Musrenbang, yakni pembangunan desa yang berkelanjutan.
“Usulan-usulan yang menjadi prioritas harus benar-benar diperhatikan, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur desa. Kami di DPRD akan meneruskan aspirasi masyarakat ini ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta membahasnya di tingkat komisi,” ujar Aliansyah dari Fraksi PKB.
Dorongan untuk Peran Perusahaan Besar Swasta (PBS)
ALIANSYAH juga menekankan pentingnya peran Perusahaan Besar Swasta (PBS) dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kecamatan Seruyan Raya. Diharapkan, empat PBS yang beroperasi di sekitar jalur tersebut, bersama sembilan PBS yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Seruyan Raya, dapat berperan aktif dalam pembangunan desa binaan mereka.
“Saat ini ada sembilan PBS di Kecamatan Seruyan Raya. Kami berharap mereka bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan, terutama infrastruktur desa binaan mereka. Mengingat adanya akrosing dari pemerintah yang menyebabkan beberapa proyek infrastruktur tertunda, peran PBS sangat diharapkan agar pembangunan tetap berkelanjutan,” tegasnya.
Jalan AMD Jadi Usulan Prioritas
Dalam Musrenbang tersebut, salah satu usulan prioritas yang disampaikan adalah pembangunan Jalan AMD yang menghubungkan beberapa desa. Desa Lanpasa dan Terawan mengajukan kembali usulan pembangunan jalan tersebut yang belum terealisasi sejak 2001.

Pada tahun 2024, proyek pembangunan jalan ini baru terealisasi sepanjang 1 kilometer dari total kebutuhan 10 kilometer. Padahal, jalan ini menjadi akses utama bagi delapan desa, yaitu Desa Terawan, Lanpasa, Benua Usang, Tanjung Hanau, Paren, Ulak Batu, Palingkau, dan Cempaka Baru.
“Kami berharap pembangunan Jalan AMD bisa dipercepat karena ini merupakan akses vital bagi delapan desa. Infrastruktur yang memadai sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Aliansyah.
Dengan adanya Musrenbang ini, diharapkan usulan-usulan yang diajukan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan pihak terkait, sehingga pembangunan di Kecamatan Seruyan Raya dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Jalan AMD Jadi Usulan Prioritas
DALAM Musrenbang tersebut, salah satu usulan prioritas yang disampaikan adalah pembangunan Jalan AMD yang menghubungkan beberapa desa. Desa Lanpasa dan Terawan mengajukan kembali usulan pembangunan jalan tersebut yang belum terealisasi sejak 2001.
Pada tahun 2024, proyek pembangunan jalan ini baru terealisasi sepanjang 1 kilometer dari total kebutuhan 10 kilometer. Padahal, jalan ini menjadi akses utama bagi delapan desa, yaitu Desa Terawan, Lanpasa, Benua Usang, Tanjung Hanau, Paren, Ulak Batu, Palangka, dan Cempaka Baru.
“Kami berharap pembangunan Jalan AMD bisa dipercepat karena ini merupakan akses vital bagi delapan desa. Infrastruktur yang memadai sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Aliansyah.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan agar usulan-usulan yang diajukan dapat segera diimplementasikan oleh pemerintah daerah dan pihak terkait, sehingga pembangunan di Kecamatan Seruyan Raya dapat lebih efektif dan berkelanjutan.
“Diharapkan pemerintah daerah dapat lebih serius agar pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama,” tegasnya.
(ASY)












