JAKARTA– Anggota Komisi XII DPR RI Mukhtarudin menegaskan kebijakan efisiensi anggaran terhadap kementerian ESDM tidak akan mengganggu subsidi elpiji 3kg bagi masyarakat.
“Jadi masyarakat tidak perlu kwatir. Karena untuk subsidi elpiji tidak dikurangi termasuk BBM tidak dikurangi juga. Artinya tetap, tidak ada persoalan dengan adanya efisiensi anggaran,” tutur Mukhtarudin, Rabu 19 Februari 2025.
Menurut Mukhtarudin, ketersediaan gas 3KG dipastikan aman guna untuk kebutuhan rumah tangga hingga memasuki bulan Ramadan 2025.
Politisi Dapil Kalteng ini memastikan program yang menyentuh langsung yang sifatnya sangat penting dan prioritas seperti subsidi tetap berjalan optimal.
Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI ini menjelaskan bahwa dalam situasi anggaran yang sangat terbatas, langkah penting yang perlu diambil adalah mengakomodir kebutuhan penting masyarakat dan berdampak signifikan.
Berdasarkan surat Menteri Keuangan, besaran efisiensi anggaran Kementerian ESDM mencapai 42 persen, yakni dari Rp3,91 triliun dipangkas Rp1,66 triliun menjadi Rp2,25 triliun.
“Nah tinggal bagaimana manajemen distribusi yang dilakukan secara baik terkontrol, terarah dan terukur,” tandas Mukhtarudin.
Kendati demikian, Mukhtarudin mendorong pemerintah berupaya keras untuk mereduksi dampak ekonomi yang terjadi dari kebijakan efisiensi anggaran tersebut.
Mukhtarudin bilang mempertahankan daya beli masyarakat dan mendorong produktivitas ekonomi merupakan salah satu hal utama yang harus dilakukan saat ini.
“Fraksi Golkar Senayan berharap pemerintah mengatur anggaran yang ditetapkan dengan baik serta menjaga stimulus, agar pertumbuhan ekonomi sesuai target 8 persen dapat tercapai,” pungkas Mukhtarudin.
(adista)












