SAMPIT – Menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, praktik judi sabung ayam di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, semakin marak meski terus dalam incaran aparat kepolisian. Bahkan, meski lokasi sebelumnya telah digerebek, para pelaku tak kehabisan akal dan kembali berpindah tempat.
Menurut Ijul, seorang warga setempat, arena sabung ayam yang sebelumnya beroperasi di Jalan Jenderal Sudirman Km 10 dan Km 14 kini berpindah ke Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, Kecamatan Baamang. Pola kucing-kucingan ini membuat razia yang dilakukan aparat seolah belum cukup untuk menghentikan aktivitas perjudian tersebut.
“Lokasinya sangat jauh, kayanya itu tembus jalan lingkar utara sudah dekat dengan perbatasan Kota Besi mereka kabarnya pindahan dari Jalan Sudirman,” beber Ijul, Senin 24 Februari 2025.
Menurutnya aksesnya sangat jauh dan sulit dijangkau sehingga keberadaan aktivitas itu cukup sulit untuk dideteksi, warga yang dekat dengan lokasi cukup resah dengan aktifitas tersebut.
“Itu kabarnya sabung ayam taji, dan pesertanya cukup banyak,” ucapnya.
Sebelumnya lokasi judi sabung ayam telah digerebek polisi dari Sat Samapta Polres Kotim pada 4 Februari 2025 lalu.
Namun polisi tidak menemukan siapapun di lokasi dan hanya terlihat ada arena sabung ayam yang dibangun dari kayu.
Saat itu akses ke lokasi pun cukup jauh masuk ke dalam di Jalan Jenderal Sudirman, Km 10 sebelah kiri masuk kurang lebih sekitar 2,5 Km, Kecamatan Ketapang.
(Jimmy)












