Anggota Dorong Masyarakat Perdalam Pendidikan Religi selama Bulan Ramadan

DENNY/BERITA SAMPIT - Wahyu Puji Astuti, Anggota .

– Anggota , Wahyu Puji Astuti, mendorong masyarakat untuk lebih mendalami pendidikan religi selama bulan suci Ramadhan. Menurutnya, Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat pemahaman agama dan meningkatkan kesadaran spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Wahyu Puji Astuti menegaskan bahwa pendidikan religi tidak hanya penting bagi anak-anak, tetapi juga bagi orang dewasa agar dapat memahami nilai-nilai keagamaan dengan lebih mendalam. “Ramadhan adalah momen yang penuh berkah untuk meningkatkan ibadah dan memperdalam ilmu agama. Saya mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengikuti kajian keagamaan, baik di masjid, sekolah, maupun lingkungan sekitar,” ujar Politisi PPP Dapil I ini, Jumat 14 Maret 2025.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan selama Ramadhan. Ia menyarankan para orang tua untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang ajaran agama, bukan hanya melalui teori, tetapi juga dengan keteladanan dalam ibadah seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur'an, serta berbagi dengan sesama. “Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Jika pendidikan agama ditanamkan sejak kecil, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan memiliki moral yang baik,” tambahnya.

Wahyu juga mendorong pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk memperbanyak program-program keagamaan selama Ramadhan. Menurutnya, kegiatan seperti pesantren kilat, pengajian rutin, serta diskusi keagamaan dapat membantu masyarakat memahami ajaran agama dengan lebih luas dan mendalam. “Kita perlu memberikan ruang lebih banyak bagi pendidikan religi selama Ramadhan agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai keagamaan,” katanya.

 

Selain itu, ia menyoroti pentingnya menanamkan sikap toleransi dalam pendidikan religi. Wahyu berharap masyarakat dapat mengembangkan sikap saling menghormati dalam keberagaman keyakinan. “Pendidikan agama harus mampu melahirkan sikap toleran dan saling menghargai, sehingga tercipta harmoni dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

baca juga ...  DPRD Bersama DPUPR Pulang Pisau Bahas Pembangunan Infrastruktur

Ia optimistis bahwa dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat akan lebih damai, memiliki moral yang kuat, serta mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!