SAMPIT – Menyambut arus mudik Lebaran 2025, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengambil langkah sigap dengan mempersiapkan posko kesehatan di beberapa titik strategis. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kesehatan para pemudik yang diperkirakan mulai memadati jalur mudik sejak 22 Maret mendatang.
Kepala Markas PMI Kotim, Muhammad Alexander, menegaskan bahwa pihaknya sudah mulai memobilisasi relawan untuk terjun langsung ke lapangan.
“Kami telah mempersiapkan sarana dan prasarana yang lengkap dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” ungkapnya Rabu 19 Maret 2025.
Ia juga mengungkapkan bahwa PMI Kotim sudah memiliki pengalaman yang cukup dalam pengamanan arus mudik Lebaran, sehingga tidak heran jika pembangunan posko hanya difokuskan pada titik-titik strategis yang dinilai paling vital bagi kelancaran dan keamanan para pemudik.
“Kami membangun posko hanya di titik rawan kecelakaan atau spot yang menjadi tingkat insiden paling banyak,” kata dia.
Akan tetapi dirinya menyampaikan bahwa PMI Kotim nanti saat melakukan pengamanan mudik lebaran selalu membuka pelayanan aduan mobilisasi ambulan jika ada insiden.
“Jika nantinya ada yang mengalami insiden dan membutuhkan pertolongan evakuasi, kami juga menyediakan layanan ambulan,” jelasnya.
Selain pengaman arus mudik lebaran, Muhammad Alexander juga menginformasikan kepada masyarakat jika layanan ambulan juga tetap berjalan seperti biasanya.
“Kami tidak akan fokus pada pengaman arus mudik lebaran tetapi juga tetap melayani aduan dari masyarakat,” pungkasnya.
(Sattar)












