DPMPTSP Kalteng Perkuat Pendampingan, PT SNP Terbantu Atasi Kendala Investasi

IST/BERITASAMPIT - Suasana Layanan fasilitasi penyelesaian masalah pada PT. Sawitmas Nugraha Perdana.

SAMPIT – Salah satu upaya menciptakan iklim investasi yang nyaman dan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha di wilayah Provinsi , Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi (DPMPTSP Prov. Kalteng) memberikan layanan fasilitasi penyelesaian Masalah dan Hambatan Kegiatan Berusaha Pada PT. Sawitmas Nugraha Perdana (PT. SNP), di Meeting Room Hotel Aquarius Sampit, Kabupaten , Selasa 18 Maret 2025.

Kepala DPMPTSP Prov. Kalteng yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal, Berlianti saat membuka rapat mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepada PT. SNP yang memiliki kesadaran tinggi untuk melaporkan realisasi investasinya dan meminta pendampingan saat mengalami kesulitan dalam hal pelaporan. Sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu sektor unggulan yang berkontribusi besar dalam peningkatan investasi di .

“Ada banyak perusahaan-perusahaan sawit dengan skala usaha besar yang berinvestasi di sini, sehingga apabila potensi-potensi tersebut tidak terlaporkan maka akan sangat berpengaruh pada capaian realisasi investasi ,” ucapnya.

Selain itu juga, agar pelaku usaha yang masih kesulitan untuk menggunakan Online Single Submission-Risk Based Approach (OSS-RBA) agar mengirim surat atau datang langsung untuk meminta pendampingan ke kantor DPMPTSP Prov. Kalteng maupun di kantor DPMPTSP Kabupaten dan Kota.

“Sudah menjadi tugas perangkat daerah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelaku usaha agar kegiatan investasi di dapat semakin meningkat,” tambahnya.

Tidak lupa juga mengimbau agar pelaku usaha dalam mengisi data-data di OSS dapat berhati-hati, sehingga tidak terjadi kesalahan saat melakukan pengisian data.

“Para pelaku usaha untuk membaca panduan yang ada di OSS-RBA dengan teliti, dan jika masih ada kesulitan yang belum dapat dipecahkan secara mandiri untuk jangan ragu-ragu menghubungi kantor DPMPTSP,” lanjutnya.

baca juga ...  Kolaborasi TP-PKK dan Posyandu Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kalteng

Sementara itu, perwakilan PT. SNP, Sandy menyambut positif dan merasa sangat terbantu dengan adanya fasilitas penyelesaian permasalahan yang diberikan oleh DPMPTSP Prov. Kalteng ini, serta berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha yang terkendala dalam merealisasikan investasinya.

“Senada dengan hal tersebut, perusahaan kami selalu berusaha untuk menjadi mitra kerja pemerintah yang baik, serta menguatkan tekat kami untuk selalu berkomitmen dalam menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance,” tuturnya.

Ditemui di tempat yang berbeda, Kepala DPMPTSP Provinsi , Sutoyo menyampaikan target investasi yang diberikan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk di tahun 2025 sebesar 25,93 Triliun rupiah, naik signifikan sebesar 36,76% dari target tahun 2024.

“Kami optimis bahwa akan mampu mencapai target tersebut. Oleh karena itu kita juga harus berinovasi dan menerapkan berbagai cara dan upaya agar target tersebut dapat tercapai. Salah satunya adalah dengan memberikan Fasilitas Penyelesaian Permasalahan kepada pelaku usaha yang mengalami hambatan dalam merealisasikan kegiatan investasinya,” ungkapnya.(yud)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!