Ribuan Pemudik Padati Pelabuhan Sampit, Arus Mudik Jalur Laut Mulai Meningkat Jelang Lebaran 2025

IST/BERITASAMPIT - Penumpang saat menaiki kapal untuk mudik ke Pulau Jawa.

SAMPIT – Suasana Pelabuhan Sampit, Kabupaten (Kotim) mulai dipadati ribuan pemudik yang memilih jalur laut untuk pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran 2025. Pada Jumat, 21 Maret 2025, tercatat sebanyak 1.146 pemudik telah meninggalkan Sampit dengan tujuan Surabaya dan Semarang, menandai dimulainya lonjakan signifikan arus mudik tahun ini.

Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan KSOP Kelas III Sampit, Gusti Muchlis, membenarkan adanya lonjakan jumlah penumpang yang meninggalkan kota tersebut. Ia menyebutkan, dua kapal yang beroperasi hari itu adalah KM Dharma Ferry VI yang melayani rute Sampit-Surabaya dan KM Kirana III dengan rute Sampit-Semarang.

“Total hari ini pemudik yang berangkat menggunakan jalur laut ada sekitar 1.146 orang,” kata Gusti Muchlis.

Pihaknya memprediksi akan terjadi lonjakan penumpang sebesar 15 persen pada angkutan Lebaran tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Diperkirakan, puncak arus mudik di Pelabuhan Sampit akan terjadi pada hari-hari terakhir menjelang Hari Raya Idul Fitri, saat masyarakat berbondong-bondong pulang kampung untuk merayakan lebaran bersama keluarga.

“Lonjakan penumpang itu dari H-10 sudah terlihat. Namun puncaknya itu nanti mendekati saat mendekati hari lebaran,” tandasnya.

Siti Nafillah, Kepala PT Pelni Cabang Sampit, turut mengonfirmasi prediksi lonjakan arus mudik jelang Lebaran tahun ini. Ia menyebutkan bahwa peningkatan signifikan jumlah penumpang diperkirakan akan terjadi pada 24 hingga 28 Maret 2025. Menurutnya, periode ini menjadi puncak keberangkatan para pemudik yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman.

Siti menjelaskan bahwa lonjakan ini salah satunya dipicu oleh program mudik gratis yang diselenggarakan oleh PT Pelni pada 24 dan 28 Maret 2025 disiapkan kuota mudik gratis untuk total 800 penumpang.

baca juga ...  Masalah BBM, Mahasiswa Kotim Disebut Melempem

(Oktavianto)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!