Bupati Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Pemkab-Pemprov dalam penyusunan RKPD

– Bupati , H. Ahmad Rifa'i, menekankan pentingnya sinkronisasi program antara pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten yang digelar di Aula Bapperida, Kamis 27 Maret 2026.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati H. Ahmad Jayadikarta, Sekda Tony Harisinta, para kepala OPD, camat, serta perwakilan dari Bapperida Provinsi yang mengikuti secara virtual. Musrenbang ini menjadi tahapan akhir dalam penyusunan RKPD dan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah tahun 2026 sebelum masuk ke tahap penganggaran.

Bupati Ahmad Rifa'i berharap program yang tidak dapat ditampung dalam APBD Kabupaten tahun 2026 dapat diperjuangkan melalui APBD Provinsi , baik melalui Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), tugas pembantuan, maupun dekonsentrasi.

“Kami berharap ada sinergi yang kuat, sehingga program pembangunan daerah bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan bagian dari proses yang diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Setelah tahap ini selesai, perencanaan akan berlanjut ke tahap penganggaran melalui penyusunan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Dalam penyusunan program, perangkat daerah diminta untuk mengedepankan efektivitas dan efisiensi guna mencapai hasil yang maksimal.

Selain itu, Bupati menegaskan bahwa RKPD 2026 harus tetap selaras dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati terpilih, gubernur dan wakil gubernur terpilih, serta program ASTA CITA presiden dan wakil presiden. Ia juga mengingatkan bahwa RKPD 2025 akan segera mengalami perubahan menyesuaikan Surat Edaran Mendagri Nomor 900.1.1/650/SJ tentang penyesuaian kebijakan pembangunan daerah.

baca juga ...  Warga Maliku Pulpis Temukan Kerangka Manusia di Kebun Karet, Polisi Selidiki Dugaan Kuat Korban Hilang Setahun Lalu

Dengan adanya perencanaan yang matang dan sinkronisasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat, diharapkan pembangunan di dapat berjalan lebih efektif serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!