Bupati Tanam Cabai, Strategi Pedas Kendalikan Inflasi

IST/BERITASAMPIT-Bupati Saiful bersama Kepala DKPP , Mozard D. Staing serta Forkompinda setempat.

KASONGAN – Dalam upaya mengendalikan laju inflasi di daerahnya, Bupati Saiful mengambil langkah unik: turun langsung ke lapangan dan menanam cabai bersama petani. Aksi ini dilakukan dalam rangka Gerakan Menanam Cabai di Kelompok Tani Averda, yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kereng Batu.

Dalam sambutannya, Saiful menegaskan bahwa cabai bukan sekadar bumbu dapur, tetapi juga komoditas strategis yang berperan besar dalam memengaruhi inflasi.

“Penanaman cabai adalah ujung tombak kita dalam menurunkan beban inflasi. Saya minta kelompok tani fokus dan berkoordinasi aktif dengan dinas jika ada kendala di lapangan,” ungkap Bupati Saiful.

Orang nomor satu di Bumi Penyang Hinje Simpei ini, menyoroti harga bahan pokok lainnya, seperti daging ayam, yang dinilai masih tinggi di . la menyesalkan fakta bahwa meskipun banyak kandang ayam berada di , harga justru lebih mahal dibanding daerah tetangga seperti .

“Kita ini hanya kebagian lalatnya saja, tapi harga ayam tetap mahal. Ini harus segera dikoordinasikan dan dicari solusinya,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Saiful menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah konsisten menanam cabai.

“Kami pemerintah daerah berharap produksi cabai di terus meningkat agar bisa memenuhi kebutuhan lokal dan menjaga stabilitas harga di pasaran,” tuturnya.

Ditempat yang terpisah Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian , Mozard D. Staing. bahwa menegaskan tingginya harga cabai disebabkan oleh ketergantungan pasokan dari luar daerah.

“Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah karena jika produksi lokal rendah, harga menjadi tinggi dan membebani masyarakat. Namun jika produksi berlimpah tanpa pengelolaan, harga bisa anjlok dan merugikan petani,” tegasnya.

la juga menyampaikan bahwa wilayah hulu seperti Marikit dan Pendahara telah diusulkan dalam program bantuan pusat, dengan target sembilan yang akan menanam komoditas seperti cabai, terong, dan sayuran lain demi mendukung ketahanan
pangan keluarga.

baca juga ...  Pembentukan TPP KONI Katingan Dipersoalkan, Dinilai Cacat Prosedur

“Ini adalah dilema sektor pertanian. Kita harus memikirkan strategi agar produksi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan harga tetap stabil,” pungkasnya.

(Bitro)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!