PULANG PISAU – Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Damek, mendorong pemerintah daerah untuk fokus mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan dan kesehatan demi menciptakan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, Sabtu 10 Mei 2025.
Menurut Damek, perhatian serius wajib diberikan pada isu-isu dasar seperti pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan standar pelayanan minimal (SPM). Meski pendidikan tinggi merupakan kewenangan pusat, Pemkab Pulang Pisau tetap bisa mendukung melalui program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi atau dari keluarga kurang mampu.
Selain itu, Damek juga menyoroti masalah stunting yang menjadi prioritas nasional. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia 2022–2023, angka stunting secara nasional turun dari 31,6% menjadi 24,0%. “Saya optimis Pemkab Pulang Pisau bisa menurunkan angka ini lebih jauh dengan berbagai inovasi, termasuk belajar dari daerah lain yang sudah berhasil,” ujarnya.
Isu kepemudaan tak luput dari perhatian Damek. Ia menekankan pentingnya pembinaan pemuda agar dapat dimasukkan dalam isu strategis dokumen RPJMD Kabupaten Pulang Pisau 2025–2029, yang nantinya akan dijabarkan lebih rinci dalam rencana strategis perangkat daerah terkait.
Di sisi lain, Damek juga menyebut pentingnya percepatan konektivitas antarwilayah untuk membuka akses bagi daerah-daerah yang selama ini masih terisolir. Menurutnya, terbukanya akses jalan dan infrastruktur akan mendorong pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan di Pulang Pisau.
Damek berharap pemerintah daerah terus berkomitmen mengawal semua agenda pembangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk bekerja sama demi mewujudkan Pulang Pisau yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing tinggi. (ds)












