Gagal Berkali-kali, Proyek Pasar di Kotim Jadi Sorotan: “Dari Awal Sudah Bermasalah!”

IST/BERITA SAMPIT - Nurrahman Ramadani pengamat dan Kebijakan Publik yang mengkritisi kinerja pemerintah daerah Kotim.

SAMPIT – Deretan Proyek pembangunan pasar di Kabupaten (Kotim)  kembali menuai sorotan tajam. Gagal berkali-kali, proyek yang seharusnya menjadi wajah ekonomi rakyat justru dinilai sebagai cermin buruknya manajemen daerah.

Salah satu pengamat yang paling lantang menyuarakan kritik adalah Nurrahman Ramadani, pakar dan Kebijakan Publik. Ia menyebut, kegagalan ini bukan terjadi tiba-tiba melainkan sudah bisa diprediksi sejak awal.

“Proyek ini sudah bermasalah dari awal karena tidak mengedepankan aspek yang berbasis ilmiah sehingga menuai polemik seperti saat ini,” ungkapnya Selasa 13 Mei 2025.

Kemudian pada kesempatan itu juga dirinya menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan pasar harus dilakukan pemeriksaan agar dapat menguak kasus yang mengakibatkan kerugian besar bagi negara.

“Seharusnya pihak Inspektorat bisa memanggil dan memeriksa kembali pihak yang terlibat dalam pembangunan pasar, agar dapat menguak misteri siapa saja dibalik kasus ini,” tegasnya.

Alih-alih meningkatkan ekonomi masyarakat malah menjadi ladang korupsi bagi sejumlah orang yang memiliki kepentingan sehingga menimbulkan kerugian materi juga menjadi boomerang untuk para pelaku usaha.

“Tujuannya agar dapat melakukan segmentasi pasar tetapi tidak sesuai dengan keinginan, sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat sampai saat ini,” jelasnya.

Diketahui saat ini sudah ada seorang tersangka dalam kasus korupsi proyek pasar di Kotim yang tengah menjalani praperadilan dan merupakan mantan Kadis Disperindag.

(Sattar)

baca juga ...  Hingga H-3 Lebaran Total 7.310 Pemudik Diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!