PALANGKA RAYA – Aksi pencurian sepeda motor kembali menggegerkan warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Kali ini, pelaku berani beraksi di lokasi tak terduga halaman parkir kantor Federal International Finance (FIF Group) yang berada di Jalan Rajawali, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu sore, 14 Mei 2025, sekitar pukul 17.15 WIB, saat suasana kantor masih cukup ramai. Tak tanggung-tanggung, pelaku diduga tidak beraksi sendirian dan terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Dalam rekaman terlihat seorang pria mengenakan kaos hitam, celana pendek jenis levis, dan menggunakan helm, tampak mondar-mandir sebelum akhirnya membawa kabur sepeda motor milik salah satu pegawai kantor.
Korban bernama Fikri, yang juga merupakan Unit Head FIF Group, menjelaskan bahwa sepeda motor jenis Honda Beat Pop bernomor polisi KH 5595 YF itu ia parkirkan di depan kantor saat baru tiba.
Karena tergesa-gesa, ia lupa mencabut kunci kontak motornya.
“Waktu itu saya buru-buru masuk kantor karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Saya benar-benar lupa kalau kunci motor belum dicabut,” ungkap Fikri saat dikonfirmasi pada Rabu malam.
Ia menambahkan, saat kejadian seluruh karyawan kantor lainnya sudah pulang karena jam kerja telah selesai, sehingga hanya dirinya yang masih berada di dalam kantor.
Sekitar pukul 19.00 WIB, ketika hendak pulang, Fikri baru menyadari bahwa motornya sudah tidak ada di tempat parkir.
Ia kemudian meminta bantuan dari rental PlayStation yang berada di samping kantor untuk memeriksa rekaman CCTV.
“Benar saja, setelah dicek di CCTV, motor saya ternyata dicuri orang. Wajah pelaku memang tidak terlihat jelas karena pakai helm, tapi gerak-geriknya terekam utuh,” tuturnya.
Diduga pelaku memiliki rekan yang menunggu di lokasi berbeda, mengingat pelaku sudah mengenakan helm saat tiba, sebuah tanda bahwa kendaraan digunakan bersama.
Fikri telah melaporkan kejadian ini ke unit SPKT Polresta Palangka Raya dan menyerahkan bukti rekaman CCTV untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Ia juga berharap masyarakat yang mengenali pelaku dapat segera melapor ke kantor FIF Group terdekat atau langsung ke pihak kepolisian.
(Sya'ban)












