KUALA PEMBUANG – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus membayangi di musim kemarau ini. Sebagai langkah cepat dan sigap, Polres Seruyan Polda Kalteng bersama jajaran stakeholder terkait mendirikan posko siaga karhutla guna mempercepat penanganan apabila muncul titik api. Aksi ini dimulai sejak Selasa, 27 Mei 2025 pukul 10.00 WIB.
Posko siaga ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan respon cepat. Jika ada laporan hotspot atau lahan terbakar, tim gabungan yang sedang bertugas dapat langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman dini.
Kapolres Seruyan, AKBP Dr. Han's Itta Papahit menegaskan bahwa karhutla menjadi perhatian serius karena dampaknya yang luas, terutama potensi kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.
“Karhutla adalah ancaman nyata yang harus kita tangani bersama. Untuk itu kami bentuk Tim Siaga Karhutla yang melibatkan unsur TNI, BPBD, dan Pemadam Kebakaran. Saya juga mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, apalagi di musim kemarau seperti sekarang,” tegas Kapolres.
Langkah ini menjadi bukti keseriusan aparat dan instansi terkait dalam menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat dari bencana asap tahunan.
(ASY)












