PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Jimmy Carter, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota legislatif.
Keputusan ini diambil karena dirinya maju sebagai bakal calon Bupati dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Barito Utara, berpasangan dengan Indriaty Karawaheni.
Pemberhentian Jimmy diumumkan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa sore, 3 Juni 2025.
Dalam rapat tersebut, dua pertiga anggota dewan menyetujui usulan pemberhentian sebagai syarat administratif untuk pencalonan kepala daerah.
“Ada harapan dari masyarakat yang dititipkan kepada saya. Karena itu, saya rela meninggalkan kursi DPRD demi melanjutkan pembangunan di Barito Utara agar terus maju,” ujar Jimmy saat dikonfirmasi awak media usai paripurna.
Politikus Partai Demokrat itu menegaskan, langkahnya maju dalam PSU bukan keputusan pribadi semata, melainkan bentuk kepatuhan terhadap arahan partai.
“Namanya kita ini petugas partai, jadi apa yang diarahkan oleh partai, kita siap jalankan,” ucapnya.
Jimmy juga menyampaikan bahwa seluruh anggota keluarga mendukung keputusannya untuk bertarung dalam PSU.
Bahkan ia menyebut sejumlah konstituen yang mendukungnya pada Pileg 2024 juga mendorong agar dirinya maju di PSU.
“Dari keluarga, kita sudah diskusi. Keluarga siap dan merestui. Alhamdulillah, dukungan juga datang dari para pendukung saya di pemilu legislatif lalu,” katanya.
Ia pun menanggapi polemik pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebut bahwa caleg terpilih tidak boleh maju di pilkada.
Menurut Jimmy, aturan itu tidak berlaku bagi dirinya karena saat ini statusnya sudah resmi sebagai anggota DPRD.
“Putusan MK itu menyebut caleg terpilih. Saya sudah dilantik dan aktif sebagai anggota dewan, jadi tidak ada halangan hukum untuk maju di PSU,” tegasnya.
Namun demikian, pengunduran diri Jimmy Carter juga meninggalkan konsekuensi politik di internal DPRD Kalteng. Posisi Wakil Ketua III kini kosong dan belum diisi secara resmi.
Untuk sementara, nama Junaidi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng mencuat sebagai calon kuat pengganti Jimmy di unsur pimpinan.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian resmi terkait proses Pengganti Antarwaktu (PAW) maupun penunjukan definitif pimpinan dewan.
Sementara itu, Jimmy Carter menitipkan pesan kepada rekan-rekan sefraksi di DPRD agar tetap menjalankan amanah masyarakat.
“Jalankanlah amanah yang sudah dititipkan masyarakat di pundak kalian. Semoga aspirasi masyarakat dari dapil masing-masing bisa terwujud dan tercapai,” pungkasnya.
(Sya'ban)












