KUALA PEMBUANG – Komitmen terhadap perikanan berkelanjutan terus digaungkan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan bersama Yayasan Kaleka. Dalam rapat yang digelar di Aula Dinas Perikanan pada 10 Juni 2025, kedua pihak memperkuat sinergi dalam mendorong percepatan sertifikasi yurisdiksi perikanan, sebuah inisiatif penting untuk menjamin praktik perikanan ramah lingkungan dan legal secara hukum.
Kepala Dinas Perikanan Seruyan, Halidah, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan kunci utama kesuksesan program ini. Ia menekankan bahwa peran pemerintah sebagai penyedia regulasi harus berjalan seiring dengan inisiatif masyarakat sipil seperti yang dilakukan Kaleka. “Tanpa sinergi ini, upaya sertifikasi akan menghadapi banyak kendala,” ujar Halidah dalam sambutannya.
Pihak Yayasan Kaleka pun mengapresiasi keterbukaan Dinas Perikanan dalam menjalin kerja sama. Kaleka menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam hal regulasi dan fasilitasi, sangat penting untuk memastikan skema sertifikasi dapat diadopsi secara luas dan berkelanjutan di lapangan. Sertifikasi ini tidak hanya akan meningkatkan daya saing produk perikanan lokal, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekosistem laut.
Namun demikian, keduanya menyadari bahwa tantangan di lapangan tidaklah ringan. Mulai dari keterbatasan anggaran dan SDM, kesulitan pengumpulan data yang akurat, hingga dampak perubahan iklim dan minimnya partisipasi dari kelompok nelayan kecil, menjadi hambatan yang perlu diatasi bersama secara strategis dan bertahap.
Melalui rapat ini, Dinas Perikanan dan Kaleka sepakat untuk terus memperkuat koordinasi, berbagi data dan pengalaman, serta merancang solusi inovatif guna mendorong perikanan berkelanjutan di Kabupaten Seruyan. Sertifikasi yurisdiksi bukan hanya tentang legalitas, tetapi juga tentang keberlanjutan sumber daya laut bagi generasi mendatang.
(ASY)












