PULANG PISAU – Anggota DPRD Pulang Pisau, Ragil Ari L. Supar, meminta pemerintah daerah agar lebih serius menggandeng dunia usaha dan industri dalam menciptakan lapangan kerja baru. Ia menilai, selama ini masih banyak lulusan pelatihan keterampilan yang belum terserap secara maksimal karena minimnya sinergi antara Disnakertrans dan sektor swasta.
Ragil mengatakan, banyak perusahaan besar yang beroperasi di Pulang Pisau namun masih belum memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal. Hal ini, menurutnya, menjadi ironi ketika di sisi lain angka pengangguran daerah masih cukup tinggi.
“Perusahaan harus diberi pemahaman bahwa mereka punya tanggung jawab moral dan sosial untuk memberdayakan tenaga lokal. Jangan hanya ambil untung, tapi lupa kontribusi,” ujarnya Minggu 15 Juni 2025.
Politisi Gerindra Pulpis, ini juga mendorong Disnakertrans untuk lebih aktif memetakan kebutuhan tenaga kerja di masing-masing sektor agar pelatihan yang diberikan tidak mubazir dan benar-benar sesuai permintaan pasar.
“Jangan asal latih. Harus tahu dulu apa yang dibutuhkan industri, baru kita siapkan orang-orangnya,” tegasnya.
Ragil menambahkan bahwa pengawasan terhadap perekrutan di perusahaan juga perlu diperketat agar tidak terjadi diskriminasi terhadap tenaga kerja lokal. Ia mendorong agar rekrutmen di bawah koordinasi pemerintah, termasuk transparansi dalam proses seleksi.
“Kita ingin keadilan dan keberpihakan terhadap masyarakat lokal. Kalau SDM kita diberi ruang, saya yakin mereka bisa bersaing,” tutupnya. (ds)












