PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Fraksi Partai Nasdem, Raudah, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program Car Free Night bertajuk Huma Betang Night 2025, yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalteng.
Program tersebut resmi diluncurkan oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran pada Sabtu malam, 14 Juni 2025, di Bundaran Besar Palangka Raya, dan akan menjadi agenda rutin setiap malam Minggu.
Kegiatan ini mengusung konsep ruang publik malam hari yang tidak hanya bebas kendaraan, tetapi juga menjadi panggung seni dan budaya lokal, sekaligus sarana pemberdayaan pelaku UMKM.
Dalam keterangannya, Raudah menyambut baik program ini karena memiliki multi-dampak positif bagi masyarakat.
“Kami sangat mendukung Huma Betang Night karena ini menyentuh langsung aspek budaya, ekonomi, dan sosial. Ini bukan hanya hiburan malam, tapi ruang partisipatif bagi seniman, pelaku usaha kecil, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun suasana kota yang hidup,” ujar Raudah saat dikonfirmasi, Senin, 16 Juni 2025.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya Dayak sebagai identitas lokal, sekaligus membuka kesempatan ekonomi bagi para pelaku UMKM yang selama ini membutuhkan akses pasar yang lebih luas.
Raudah juga menilai bahwa pelibatan komunitas budaya dan seniman lokal dalam Huma Betang Night menjadi langkah penting untuk mendorong regenerasi dan pelestarian nilai-nilai tradisi di tengah modernisasi.
Ia berharap DPRD dan Pemprov bisa terus bersinergi dalam mendorong kebijakan yang berbasis pada penguatan budaya lokal dan ekonomi kerakyatan.
“Sebagai wakil rakyat, kami akan terus mendorong agar kegiatan ini tidak hanya seremonial, tapi berkelanjutan dan berdampak langsung ke masyarakat kecil,” tegasnya.
Selain itu, ia mengapresiasi pendekatan inklusif Gubernur yang membuka ruang dialog dan keterlibatan lintas sektor, termasuk kolaborasi internasional seperti kehadiran delegasi Senator Parlemen Turki dalam acara peluncuran Huma Betang Night tersebut.
Dengan dukungan dari legislatif, program Huma Betang Night diharapkan akan semakin berkembang menjadi ikon budaya baru di Kalteng, sekaligus menjadi inspirasi daerah lain dalam menciptakan ruang publik yang membumi, berbudaya, dan menghidupkan ekonomi rakyat.
(Sya'ban)












