Fraksi Gerakan DPRD : RPJMD Harus Diterjemahkan dalam Langkah Nyata, Bukan Sekadar Retorika

MUHAMMAD SALEH/BERITA SAMPIT - Juru bicara  Fraksi Gerakan DPRD Kabupaten , Rayaniatie Djangkan.

KUALA KURUN – Fraksi Gerakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten menekankan pentingnya pelaksanaan program pembangunan yang realistis dan terukur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten tahun 2025–2029.

Hal ini disampaikan juru bicara  Fraksi Gerakan   , Rayaniatie Djangkan dalam Rapat Paripurna ke-8 masa sidang III  tahun2 2025, yang membahas pandangan umum fraksi terhadap pidato pengantar Bupati mengenai RPJMD. Selasa, 1 Juli 2025.

“Kami dari Fraksi Gerakan meminta kepada Pemerintah Daerah agar setiap program pembangunan yang dirancang dalam dokumen RPJMD tidak hanya berhenti pada tataran teoritik dan normatif,”ungkap nya.

Pada kesempatan ini dia, menekankan bahwa program-program tersebut harus dilaksanakan melalui langkah-langkah konkret dan nyata sehingga dapat dievaluasi hasil pencapaiannya secara objektif.

“RPJMD ini tidak boleh hanya menjadi dokumen formalitas belaka. Harus ada implementasi nyata di lapangan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Masyarakat Kabupaten tidak membutuhkan retorika-retorika yang akhirnya hanya menjadi janji kosong,” tegas nya

Lebih lanjut, Fraksi Gerakan menyoroti pentingnya kesesuaian antara isi RPJMD dengan visi dan misi Bupati melalui program unggulan “Tambun Bungai”, yang meliputi Tambun Bungai Maju, Tambun Bungai Sehat, Tambun Bungai Cerdas, Tambun Bungai Mandiri, Tambun Bungai Bermartabat, dan Tambun Bungai Melayani.

Menurutnya, enam pilar pembangunan tersebut harus benar-benar diaktualisasikan dalam kebijakan dan kegiatan nyata di lapangan, bukan hanya menjadi slogan yang tidak ditindaklanjuti.

“Kami ingin memastikan bahwa RPJMD ini benar-benar menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Jangan sampai visi dan misi yang sudah bagus ini tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan,” bebernya.

baca juga ...  Dewan Minta Masyarakat Taati Aturan Lalu Lintas

Selain itu, pihaknya berharap agar Pemerintah Daerah lebih fokus pada program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta melibatkan partisipasi publik dalam proses evaluasi dan pelaksanaan pembangunan daerah ke depan. (ale)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!