Kerja Nyata, Bukan Janji: Gubernur Agustiar Sabran Pastikan 100 Hari Kerja Huma Betang Sentuh Hingga Pelosok Kalteng

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Gubernur (Kalteng), H. Agustiar Sabran.

– Pemerintah Provinsi (Pemprov) (Kalteng) di bawah kepemimpinan H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo membuktikan komitmennya dalam 100 hari pertama masa jabatan.

Melalui Program 100 Hari Kerja Huma Betang, perubahan dirasakan nyata hingga pelosok .

Agustiar menegaskan, pendekatan yang dilakukan bukan sekadar pencitraan cepat, tetapi solusi konkrit terhadap kebutuhan riil masyarakat.

“Rakyat tidak menunggu janji, rakyat butuh bukti. Itu semangat kami membangun Kalteng Berkah,” ujar Agustiar dalam keterangannya, Senin, 7 Juli 2025.

Program Huma Betang yang berlangsung 20 Februari hingga 30 Mei 2025 ini merangkum berbagai langkah percepatan.

Di antaranya pembukaan akses internet di pedalaman untuk memperkecil kesenjangan digital, penurunan harga kebutuhan pokok melalui operasi pasar murah, serta perbaikan ruas jalan -Kuala Kurun guna memperlancar konektivitas.

Pemerintah juga mempercepat penyaluran bantuan bagi petani dan nelayan, mengangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk memperkuat pelayanan publik, serta menyusun Kartu Huma Betang Sejahtera sebagai jaminan akses pendidikan dan bagi masyarakat kurang mampu.

Selain turun ke lapangan, Gubernur juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah instansi pelayanan publik. Ia menyoroti pentingnya pelayanan yang cepat, bersih, dan profesional.

“Tidak boleh ada pelayanan yang berbelit-belit. Aparatur harus hadir sebagai pelayan rakyat, bukan sebaliknya,” tegasnya ketika sidak ke RSUD dr. Doris Sylvanus, .

Agustiar juga mengecam praktik penahanan ijazah siswa oleh sekolah karena tunggakan biaya. Ia memerintahkan jajarannya untuk memastikan hal tersebut tidak lagi terjadi di Kalteng.

Untuk memperkuat fondasi pembangunan, menjalin sinergi dengan Forkopimda, tokoh adat, pelaku usaha, hingga generasi muda.

Gubernur bahkan menggagas program Huma Betang Night, ajang mingguan yang menjadi ruang promosi UMKM, pertunjukan seni budaya, sekaligus mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat.

baca juga ...  Kepsek SDN 3 Bukit Tunggal Waswas Usai 27 Siswa Keracunan, Minta SPPG Lebih Teliti

“Pembangunan harus kita mulai dari akar persoalan. Rakyat harus merasakan langsung manfaat setiap program pemerintah,” katanya.

Keberhasilan program 100 hari ini menjadi pijakan awal untuk percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

bertekad menjaga ritme kerja cepat demi mewujudkan visi Kalteng Berkah, Kalteng Maju, serta mendukung agenda menuju Indonesia Emas 2045.

“Kerja nyata harus berlanjut. Kami tidak akan melambat karena rakyat Kalteng menaruh harapan besar di pundak kita,” tutup Agustiar.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!