PULANG PISAU – Persiapan pemeliharaan dermaga di kawasan Sungai Mintin dan Anjir Sampit resmi dimulai. Menyikapi hal tersebut, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolair) Polres Pulang Pisau bersama Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar sosialisasi teknis kepada para operator kapal feri, Senin 14 Juli 2025, di Pospol Mintin, Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir.
Kegiatan ini menjadi titik awal koordinasi lapangan yang melibatkan instansi teknis, aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pelaku jasa penyeberangan. Tujuannya jelas: memastikan proses perbaikan dermaga berlangsung lancar tanpa mengganggu layanan transportasi sungai bagi masyarakat.
Kasat Polairud Polres Pulang Pisau, AKP Widodo, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjamin keselamatan pelayaran. Ia menyebut, selama masa pemeliharaan berlangsung, operasional feri akan dialihkan ke dermaga alternatif yang sudah disepakati melalui rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan.
“Satpolair akan memperkuat pengawasan di titik penyeberangan alternatif, agar seluruh aktivitas berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan regulasi keselamatan,” kata AKP Widodo. Ia juga mengingatkan agar operator feri tidak melebihi kapasitas angkut dan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jasa.
Dari sisi teknis, perwakilan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Tengah, Ari Sudharsono, dan Dailamianus, menggarisbawahi pentingnya pembatasan muatan kendaraan untuk menjaga struktur dermaga selama masa operasional sementara. Hal ini dianggap vital untuk menghindari kerusakan yang bisa memperpanjang masa pemeliharaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau, Supriyadi, menyatakan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh upaya pemeliharaan infrastruktur dermaga. Ia menyebut program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan standar keselamatan pelayaran sungai di wilayahnya.
Sosialisasi ini juga dimanfaatkan untuk menjaring masukan dari operator kapal, khususnya terkait teknis operasional dan alur penyeberangan selama dermaga utama tidak difungsikan. Hal ini dilakukan demi menekan potensi gangguan pelayanan dan memperkuat kesiapan semua pihak.
Dalam lima bulan ke depan, perbaikan dermaga Mintin dan Anjir Sampit akan berlangsung secara bertahap. Pemerintah menargetkan seluruh tahapan rampung tepat waktu dengan tetap menjaga kelancaran transportasi sungai yang menjadi nadi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. (ds)












