KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas menegaskan keseriusannya dalam mengembangkan olahraga digital dengan membuka secara resmi Turnamen Esport Bupati Cup 2025, di Hall CitiMall Lantai 2 Kuala Kapuas. Pembukaan dilakukan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kapuas, Romulus, mewakili Bupati H. M. Wiyatno.
Turnamen ini menjadi panggung besar bagi para gamer muda dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di lima gim kompetitif: Mobile Legends, PUBG Mobile, Efootball Mobile, Efootball Konsol, dan EA FC 25. Sebanyak 148 tim dan peserta ikut ambil bagian dalam ajang yang berlangsung hingga 3 Agustus 2025 tersebut.
Romulus, saat dimintai keterangan, Minggu 3 Agustus 2025, menyebut turnamen ini sebagai momentum kebangkitan olahraga elektronik di Kapuas. Ia menyoroti pentingnya mendukung esport sebagai bagian dari industri kreatif digital dan cabang olahraga yang diakui secara nasional.
“Ini bukan sekadar bermain gim. Ini adalah ruang kompetisi, edukasi, dan pembinaan generasi muda,” tegasnya.
Turnamen yang diprakarsai oleh Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Kapuas ini menjadi salah satu langkah strategis membangun ekosistem esport yang sehat, terstruktur, dan punya arah pembinaan jangka panjang. Ketua ESI Kapuas, Aditya Perdana Putra, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga menumbuhkan nilai sportivitas dan kerja sama tim.
Aditya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan, termasuk Disparbudpora Kapuas, KONI, PB ESI Kalimantan Tengah, serta sponsor seperti CitiMall, Telkomsel, GadgetMart, dan Bank Kalteng. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor adalah kunci membangun ekosistem esport yang berkelanjutan.
Romulus menambahkan bahwa Pemkab Kapuas terus berkomitmen memberikan ruang dan anggaran untuk pengembangan semua cabang olahraga, termasuk esport, melalui jalur-jalur resmi seperti KONI dan cabang olahraga binaan.
“Generasi muda Kapuas harus percaya diri. Potensi kalian tidak kalah dengan daerah lain,” katanya menyemangati.
Ia juga mengajak para pelajar, mahasiswa, dan komunitas untuk berani menyalurkan bakat di bidang olahraga apapun, baik itu tradisional maupun digital. Pemerintah daerah, katanya, sudah membuka jalan, tinggal bagaimana generasi muda meresponsnya dengan kerja keras dan prestasi.
Acara pembukaan berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Hadir pula perwakilan dari PB ESI Provinsi Kalimantan Tengah, KONI Kapuas, unsur OPD terkait, para sponsor, media, serta ratusan peserta dan pengunjung. Turnamen ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang konsisten melahirkan atlet esport andal dari Kapuas. (ds)












