Ikon Budaya Rumah Betang Buntoi Dapat Bantuan Pelestarian dari Pemeritah Pusat

DENNY/BERITASAMPIT - Tim Balai Pelestarian Budaya (BPB) Wilayah XIII dalam audiensi resmi bersama Wakil Bupati , H Ahmad Jayadikarta.

– Upaya menyelamatkan ikon budaya Dayak di Kabupaten kembali mendapat angin segar. Rumah Betang Buntoi, simbol peradaban leluhur yang berdiri megah di tepian Sungai Kahayan, akan segera dipulihkan melalui bantuan pelestarian dari pemerintah pusat.

Kabar ini disampaikan langsung oleh tim Balai Pelestarian Budaya (BPB) Wilayah XIII dalam audiensi resmi bersama Wakil Bupati , H Ahmad Jayadikarta, yang digelar di Ruang Tamu Bupati baru-baru ini. Pemerintah pusat, melalui BPB, menetapkan Rumah Betang Buntoi sebagai salah satu prioritas cagar budaya yang akan mendapat intervensi konservasi.

“Kami menyambut kabar ini dengan penuh rasa syukur. Ini bukan hanya tentang bangunan, tapi juga tentang menjaga ingatan kolektif masyarakat Dayak,” ujar Jayadikarta dalam pernyataannya, Minggu 3 Agustus 2025.

Rumah Betang Buntoi tak sekadar warisan arsitektur. Di dalamnya terpatri nilai-nilai gotong royong, musyawarah, serta penghormatan terhadap alam dan leluhur, falsafah hidup yang masih relevan di tengah arus modernitas. Pemerintah daerah, kata Wabup, punya tanggung jawab moral untuk merawat nilai-nilai tersebut.

Jayadikarta juga menegaskan bahwa Pemkab siap bersinergi dengan BPB dan seluruh pihak terkait melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, , dan Pariwisata (Disbudporpar), agar program pelestarian ini berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Kita ingin Rumah Betang ini tak hanya berdiri utuh secara fisik, tapi juga hidup dalam kesadaran generasi muda, bahkan menarik perhatian publik hingga ,” tambahnya.

Pelestarian Rumah Betang Buntoi merupakan bagian dari skema pelindungan budaya berbasis komunitas, yang menekankan partisipasi warga lokal sebagai penjaga nilai dan pelaku budaya. Ke depan, tempat ini juga diarahkan menjadi destinasi wisata edukatif.

Keterlibatan pemerintah pusat menjadi bukti bahwa memiliki aset budaya yang bernilai tinggi. Hal ini diharapkan memicu program serupa bagi rumah betang dan situs adat lainnya di wilayah . (ds)

baca juga ...  Bupati Pulang Pisau Ajak ASN Jadikan Ramadan Momentum Tingkatkan Integritas Kerja
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!