Koperasi Merah Putih Dorong Dinamika Baru Pengelolaan Usaha di Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan (DPMD) Provinsi Kalteng, H. Aryawan.

– Kehadiran Koperasi Merah Putih, yang merupakan gagasan Presiden RI Prabowo Subianto, membawa dinamika baru dalam pengembangan ekonomi di (Kalteng).

Sejumlah Badan Usaha Milik (BUMDes) di wilayah ini mengalami penyesuaian aktivitas seiring meningkatnya antusiasme para pengurus terhadap program koperasi tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan (DPMD) Provinsi Kalteng, H. Aryawan, menyampaikan bahwa keterlibatan pengurus dalam Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga sinergi antara BUMDes dan koperasi agar keduanya dapat tumbuh seimbang dan saling menguatkan.

Berdasarkan data DPMD tahun 2024, dari 1.432 di Kalteng, terdapat 1.137 BUMDes. Namun hanya sekitar 70 persen di antaranya yang dinilai aktif, angka yang jauh dari target pemerintah daerah.

Aryawan menambahkan bahwa penurunan ini bukan hanya karena lemahnya kapasitas manajerial, tapi juga akibat hadirnya entitas usaha baru yang tidak terintegrasi dengan sistem .

“Koperasi Merah Putih ini bukan bagian dari BUMDes. Jadi begini, kalau BUMDes itu dikelola oleh aparat pemerintah dan pembina . Tapi kalau Koperasi Merah Putih ini dikelola oleh masyarakat,” jelasnya.

Meski demikian, Aryawan menilai potensi kerja sama antara keduanya tetap terbuka. Ia berharap kehadiran koperasi gagasan pemerintah pusat ini tidak menjadi kompetitor, melainkan mitra yang bisa saling mendukung.

“Ya, harapan kita dengan adanya Koperasi Merah Putih ini, BUMDes di Kalteng yang bisa dikatakan belum terlalu maksimal nantinya bisa bekerja sama agar lebih aktif,” tegasnya.

Untuk mendongkrak performa BUMDes, Dinas PMD Kalteng terus mengadakan pelatihan-pelatihan yang menyasar langsung para pengurus di tingkat .

Aryawan menegaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama dalam membangun ekonomi .

“Saya kemarin baru saja membuka pelatihan untuk para pengurus BUMDes di Kalteng, karena merekalah yang menjadi pelaksana BUMDes di masing-masing ,” ujarnya.

(Sya'ban

baca juga ...  Batasi Pejabat Bicara ke Media, Gubernur Kalteng Dikritik karena Dinilai Hambat Hak Publik atas Informasi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!