SAMPIT – Suasana Samuda, Minggu sore 10 Agustus 2025, mendadak mencekam. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu keluarga di Jalan Trans Kalimantan, Samuda, meninggalkan luka mendalam, baik secara fisik maupun emosional.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ketika sepeda motor yang ditumpangi tiga orang, termasuk seorang bocah 6 tahun, menghantam bagian belakang mobil pikap bermuatan besi. Nahas, salah satu batang besi menembus dada sang bocah, membuat warga sekitar terkejut dan panik.
Korban yang masih kecil tersebut langsung dilarikan ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dan kini mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, beberapa saksi telah memberikan keterangan, dan kami juga telah memeriksa kendaraan yang terlibat,” ujar AKP Haryanto, Kamis 14 Agustus 2025.
Dia menerangkan, peristiwa itu melibatkan sepeda motor Yamaha Xion warna hijau dan mobil pikap Suzuki warna hitam dengan nomor polisi KH 8049 FF.
Diketahu identitas korban yang mengendarai sepeda motor berinisial Mo (50), warga Jalan Sakura, Desa Jaya Karet. Ia membonceng istrinya, JE (56), dan anak laki-lakinya, MZR (6).
“Akibat kejadian itu, sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah, kemudian itu kan pengendara masih sakit. Kasus ini telah kami tangani, namun kami belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian ini seperti apa,” ujar AKP Haryanto.
Dirinya memastikan, dalam kasus ini pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
“Yang jelas untuk laka ini sudah kami tangani. Dan saat kami juga menunggu bapaknya masih sakit, ibunya masih sakit. Anaknya masih proses penanganan dari medis,” tandas AKP Haryanto.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau pengendara agar selalu waspada dan menjaga jarak aman saat berkendara.
“Konsentrasi di jalan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan, apalagi di jalur yang padat kendaraan,” imbau AKP Haryanto.
(Utomo)












