PALANGKA RAYA – Kepala Dinas PUPR Kalimantan Tengah (Kalteng), Juni Gultom, membenarkan adanya pemangkasan anggaran perbaikan Jalan Hayaping-Patung di Kabupaten Barito Timur.
“Benar,” kata Juni saat dikonfirmasi, Jumat, 15 Agustus 2025.
Meski demikian, Juni Gultom tidak merinci alasan pemangkasan anggaran tersebut.
Sebelumnya, anggota DPRD Kalteng dari Dapil IV, Ampera A.Y. Mebas, mengaku kesal atas pemangkasan besar-besaran anggaran perbaikan ruas Jalan Hayaping-Patung, jalur provinsi di Kabupaten Barito Timur.
“Jalan Hayaping-Patung itu kan jalan provinsi, itu dikurang-kurang terus,” kata Ampera, Kamis, 14 Agustus 2025.
Menurut Ampera, anggaran yang semula lebih dari Rp37 miliar dipangkas menjadi sekitar Rp19–20 miliar saat dilelang. Setelah proses lelang, proyek kembali diadendum menjadi Rp5,9 miliar.
“Makanya saya ngomong terus itu. Sudah sekian tahun, itu jalan provinsi bukan kabupaten,” ujarnya.
Meski pekerjaan jalan sudah dimulai, nilai anggaran terus turun. “Iya, cuma dari (anggaran) Rp30 miliar (ditambah) pokir ku Rp7 miliar lebih, setelah itu diturunkan lagi jadi Rp20 miliar. Katanya kena PAD kurang,” ucap Ampera.
Mantan Bupati Barito Timur dua periode itu menegaskan, dari Rp37 miliar lebih, anggaran menyusut menjadi Rp20 miliar saat lelang, lalu kembali dipangkas menjadi Rp5,9 miliar melalui adendum.
“Gimana itu? Okelah kalau memang turun Rp20 miliar biar Rp20, kalau turun Rp5,9 miliar, pokir saya aja Rp7 miliar lebih nggak cukup,” katanya.
Menurut Ampera, seluruh dana pokok pikiran (pokir) miliknya, lebih dari Rp7 miliar, telah dialokasikan untuk perbaikan jalan tersebut.
“Pokir saya aja Rp7 miliar lebih kok jadi Rp5,9 miliar, ini gimana,” kata Ampera.
(Syauqi)












