PALANGKA RAYA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Polresta Palangka Raya menggelar risk assessment di Bundaran Besar. Kegiatan ini dipimpin Satpamobvit Polresta bersama tim dari Polda Kalteng, Sabtu, 16 Agustus 2025.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kasatpamobvit AKP Suranto mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan keamanan malam puncak kemerdekaan.
“Kami bersama tim dari Polda Kalteng dan panitia pelaksana telah melakukan pengecekan menyeluruh. Hasilnya, lokasi dinilai layak untuk digunakan, namun ada beberapa catatan teknis yang sudah kami sampaikan kepada panitia agar segera ditindaklanjuti,” ujar Suranto.
Risk assessment melibatkan Direktorat Pamobvit Polda Kalteng, Satintelkam Polresta, hingga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi. Mereka memeriksa kesiapan panggung utama, alur pengunjung, fasilitas umum, hingga akses darurat.
Panitia juga mendapat arahan mengenai tata tertib, antisipasi kerumunan, serta langkah-langkah pengamanan yang wajib dijalankan.
Sinergi antarinstansi ini diharapkan menciptakan peringatan malam kemerdekaan yang aman dan meriah.
Seluruh rangkaian risk assessment berlangsung kondusif. Malam puncak perayaan 17 Agustus di Bundaran Besar Palangka Raya pun dipastikan siap digelar.
(Syauqi)












