PALANGKA RAYA – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan dukungannya terhadap program prioritas Betang Cerdas yang diusung Pemerintah Provinsi.
Program yang meliputi sekolah gratis, kuliah gratis, serta target Satu Keluarga Satu Sarjana dinilai sebagai langkah maju dalam meningkatkan kualitas SDM Kalteng.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Fraksi Demokrat, Kasri Yani, dalam Rapat Paripurna ke-20 Masa Sidang III DPRD Kalteng, Selasa malam, 19 Agustus 2025.
Menurutnya, program pendidikan gratis tersebut dapat membuka akses lebih luas bagi anak-anak Kalteng untuk menempuh pendidikan tinggi.
“Kami mendukung penuh Betang Cerdas, namun di tengah keterbatasan APBD, program ini harus diarahkan agar benar-benar memberikan dampak nyata,” ujar Kasri.
Demokrat mengingatkan agar pemerintah tidak hanya sekadar mengejar kuantitas sarjana, tetapi juga memastikan kualitas lulusan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Betang Cerdas harus menjadi filter. Lulusan SMA/SMK yang melanjutkan kuliah harus diarahkan pada bidang studi yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja atau bidang yang memungkinkan mereka bekerja mandiri,” tegasnya.
Di sisi lain, Demokrat menyoroti penurunan volume Perubahan APBD 2025 hingga Rp1,3 triliun. Menurut mereka, kondisi ini menjadi tantangan serius dalam menjaga keberlanjutan program pendidikan prioritas.
“Dengan berkurangnya anggaran, pemerintah harus cermat agar program pendidikan tidak sekadar janji, melainkan tetap terlaksana dengan kualitas yang baik,” tambah Kasri Yani.
Fraksi Demokrat menekankan bahwa investasi di bidang pendidikan harus tetap menjadi prioritas meski kondisi fiskal daerah tengah menurun.
Menurut mereka, keberhasilan pembangunan manusia akan menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi dan kemajuan daerah.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Dengan SDM berkualitas, Kalteng akan lebih siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan,” tutup Kasri.
(Sya'ban)












