PANGKALAN BUN – Anggota DPRD Kobar dari Fraksi Golkar, H. Syamsuri menyampaikan pandangannya kepada, kepada sesama Anggota DPRD pada acara ramah tamah yang dihadiri Bupati Nurhidayah, Wakil Bupati Suyano, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, tokoh adat, dan tokoh politik, Selasa 2 September 2025.
H. Syamsuri mengajak kepada sesama wakil rakyat untuk peka kepada aspirasi mayarakat. Hal ini disampaikan disela-sela hiruk pikuk berbagai kegiatan dalam dalam rangka pernertiban Kamtibmas di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pasca aksi demo di Jakarta.
“Kita harus sadar bahwa dalam berkomunikasi dan bertugas, menemui masyarakat janganlah memberi janji-janji yang muluk-muluk. Karena masyarakat tidak butuh janji tapi kerja nyata,“ ucapnya.
H. Syamsuri juga mengupas tentang ahlak yang memainkan peran penting dalam membentuk hubungan sosial, membangun kepercayaan, dan mencapai kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan.
“ Akhlak adalah fondasi utama. Saya hanyalah wakil masyarakat, bukan penguasa mereka. Maka akhlak dalam melayani siapapun khususnya masyarakat menjadi sangat penting,” tegasnya.
H. Syamsuri juga mengenang kembali masa awal dirinya menjadi anggota legislatif. Ia mengingat sebuah pertanyaan mendasar yang disampaikan dalam pendidikan politik.
“Untuk apa mata, telinga, penciuman? Jawabannya untuk menyerap. Kita harus menyerap segala kondisi, keluhan, dan aspirasi masyarakat di sekitar kita,” ungkapnya.
Tak hanya itu, ia juga memohon doa dari masyarakat agar para pejabat dan anggota legislatif selalu diberi bimbingan dan perlindungan dari Allah SWT, agar senantiasa tulus dan bersih dalam menjalankan amanah.
“Kami ingin menjalankan setiap tugas dengan sungguh-sungguh. Tapi kami sadar, apa yang kami berikan mungkin masih dianggap kecil oleh masyarakat, karena memang kemampuan kami terbatas,” tuturnya.
H. Syamsuri juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai mekanisme dan tahapan dalam perencanaan pembangunan, agar mereka memahami bahwa proses realisasi tidak bisa instan.
“Sering kali masyarakat belum paham bahwa semua harus direncanakan dengan matang. Ketika mereka meminta sesuatu hari ini, belum tentu bisa langsung direalisasikan. Di sinilah pentingnya kita terus bersilaturahmi dan memberikan pemahaman,” ujarnya.
Menutup sambutannya, H. Syamsuri memberikan masukan strategis kepada pemerintah daerah, khususnya kepada Bupati Kotawaringin Barat, agar mulai merancang konsep kemandirian ekonomi daerah.
“Saya berharap ke depan, pemerintah daerah bisa membangun konsep agar Kobar menjadi kabupaten yang mandiri. Kita perlu usaha-usaha produktif, memperkuat PAD. Dengan PAD yang kuat, kita bisa lebih leluasa membantu rakyat,” pungkasnya.
H.Syamsuri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan masukan untuk kemajuan Kotawaringin Barat, sekaligus mengajak semua pihak, khususnya para wakil rakyat untuk sering melakukan introspeksi diri. (man)












