KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Wiyatno memberikan apresiasi tinggi kepada kafilah Kecamatan Bataguh yang berhasil meraih Juara Terbaik Pawai Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) ke-47 tingkat Kabupaten Kapuas. Menurutnya, penampilan Bataguh bukan hanya memukau secara visual, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan dan nilai-nilai religius yang diusung dalam ajang ini.
Pawai Ta'aruf yang digelar di halaman Masjid Agung Al-Mukarram, Senin 8 September 2025, diikuti seluruh kecamatan se-Kabupaten Kapuas. Bupati Wiyatno bersama Wakil Bupati Dodo dan unsur Forkopimda secara resmi melepas rombongan kafilah. Ribuan masyarakat yang hadir turut menyaksikan rangkaian penampilan penuh kreativitas itu.
Dalam kesempatan usai kegiatan, Wiyatno menyebut kemenangan Bataguh adalah buah dari kerja sama dan persiapan matang. Ia menilai, perpaduan budaya lokal dengan simbol-simbol kebangsaan menjadikan penampilan kafilah ini layak mendapatkan predikat terbaik.
“Saya sangat bangga. Bataguh telah menunjukkan bahwa ajang MTQH tidak hanya tentang lomba membaca Al-Qur'an, tetapi juga tentang kebersamaan, kreativitas, dan bagaimana kita bisa menanamkan nilai keagamaan sekaligus budaya daerah,” ungkap Wiyatno, Selasa 9 September 2025
Kafilah Bataguh tampil dengan ciri khas tersendiri. Barisan utama mengenakan kaos putih lengan panjang dipadu rompi kulit kayu khas Dayak dan peci hitam. Anak-anak kecil tampil gemilang dengan kostum bersayap, diiringi penari melayu, serta figur burung garuda lengkap dengan lambang Pancasila di dada.
Semarak semakin terasa saat mobil hias kafilah melintas. Mobil tersebut menampilkan replika burung enggang, miniatur masjid, hingga ornamen padi dan bekantan sebagai simbol kekhasan Bataguh. Kreativitas ini sukses membuat masyarakat antusias menyambut sepanjang jalur pawai.
Selain menyabet gelar juara terbaik pawai, Kecamatan Bataguh juga berhasil meraih peringkat tujuh besar MTQH ke-47 tingkat Kabupaten Kapuas. Capaian ini sekaligus menjadi bukti konsistensi Bataguh dalam berpartisipasi aktif pada kegiatan keagamaan dan kebudayaan daerah.
Bupati Wiyatno berharap capaian Bataguh menjadi inspirasi bagi kecamatan lain. “Semoga ini memotivasi semua kafilah untuk terus berinovasi dan menjaga semangat kebersamaan. MTQH bukan hanya kompetisi, melainkan wadah mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai religius di tengah masyarakat Kapuas,” pungkasnya. (ds)












