Layanan di Lunuk Bagantung Terganggu Akibat Banjir

IST/BERITASAMPIT - Suasana rapat penetapan siaga darurat banjir di Kotim.

SAMPIT – Pelayanan di Puskesmas Pembantu (Pustu) terganggu karena banjir yang melanda Lunuk Bagantung, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Timur (Kotim) sejak Rabu 10 September 2025. Meski air mulai surut, aktivitas masyarakat masih terbatas, termasuk dalam mengakses layanan medis.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas (Dinkes) Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, menyampaikan dalam rapat lintas sektor bersama BPBD bahwa ada 17 yang sudah melaporkan terjadi banjir.

Untuk menyikapi kondisi ini, Dinas menginstruksikan tenaga medis di puskesmas, pustu, maupun poskesdes agar tetap siaga melayani masyarakat.

 “Jika ada warga yang membutuhkan layanan, tenaga bisa segera menangani di lokasi masing-masing,” ujar Nugroho, Sabtu 13 September 2025.

Selain menyiagakan tenaga , pihaknya juga memastikan ketersediaan obat-obatan dan bahan medis habis pakai di fasilitas . Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kendala distribusi akibat akses transportasi yang terganggu banjir. 

“Pak Kadis sudah menginstruksikan agar persediaan obat dan bahan medis dipenuhi lebih dulu, jadi kalau nanti akses terhambat pelayanan tetap berjalan,” jelas Nugroho.

Lebih lanjut, Nugroho mengingatkan banjir juga dapat memicu penyakit seperti gatal-gatal, infeksi kulit, dan diare akibat tercemarnya air bersih. Dampak psikologis turut perlu diwaspadai, seperti stres karena aktivitas warga yang terganggu.

Dinas mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan dan memanfaatkan layanan terdekat apabila mengalami gangguan

Diberitakan bahwa Pemerintah Kabupaten Timur (Kotim) resmi menetapkan status siaga darurat banjir selama 48 hari, mulai 12 September hingga 29 Oktober 2025, ini dilakukan setelah beberapa wilayah di daerah kecamatan mulai terendam banjir.

Asisten I Setda Kotim Rihel mengatakan keputusan itu diambil melalui rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Basarnas, Polres, Kodim, , Balai Wilayah Sungai, serta dinas instansi terkait lainnya. 

baca juga ...  Ditpolairud Polda Kalteng Gelar Layanan Kesehatan Gratis untuk Pedagang dan Pengunjung Pasar

Sudah beberapa wilayah mengalami banjir Cempaga Hulu, Telaga Antang, Antang Kalang Parenggean, Tualan Hulu, dan Mentaya Hulu, diperkirakan Kota Besi juga akan banjir karena wilayah rendah. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!