Kepsek SMPN 1 Sampit Doakan Siswinya Berhasil pada Ajang Penelitian di Malaysia

NARDI/BERITASAMPIT - Kepala SMP Negeri 1 Sampit Suyoso bersama dua siswi berprestasi menuju ajang penelitian .

SAMPIT – Kepala SMP Negeri 1 Sampit Timur (Kotim) Suyoso menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan dua siswi binaannya, Ilonka Rezky Hyzkia dan Elena Giselle Lantan, yang akan mewakili Indonesia mengikuti Lomba Penelitian Belia (LPB) di Cyberjaya, Malaysia, pada 25–26 September 2025.

Suyoso berharap prestasi Ilonka dan Elena tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga menginspirasi siswa lain untuk berani mencoba. 

“Semoga mereka sukses di Malaysia. Kami berharap langkah mereka bisa memacu semangat adik-adik kelasnya untuk berprestasi di bidang penelitian,” kata Suyoso, Jumat 19 September 2025.

Menurut Kepsek yang akrab disapa Mister Yos ini, beberapa siswa SMPN 1 Sampit sebelumnya sudah ada yang mencoba melakukan penelitian, namun baru penelitian Elena dan Ilonka yang berhasil dikembangkan menjadi produk nyata yang dapat diaplikasikan yaitu daun gelinggang menjadi produk spray dan salep oles.

“Memang sudah ada yang melakukan penelitian. Tapi baru mereka berdua yang bisa menghasilkan produk. Salah satunya juga pernah ikut lomba , jadi portofolionya sudah ada,” ungkapnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi motivasi besar bagi sekolah untuk terus membina minat dan bakat siswa di bidang penelitian. 

Keberhasilan siswi SMPN 1 Sampit menembus ajang menjadi bukti nyata bahwa potensi siswa di sekolah tersebut sangat besar.

“Kami ingin menjadikan penelitian sebagai budaya di sekolah. Dukungan fasilitas, pendampingan guru, serta kesempatan bagi siswa untuk bereksperimen akan terus kami tingkatkan. Harapannya, semakin banyak karya inovatif lahir dari sekolah ini,” jelas Suyoso.

Kedua siswi SMP Negeri 1 Sampit Elena dan Ilonka berhasil lolos setelah melalui seleksi tingkat provinsi hingga Lomba Penelitian Belia (LPB) digelar secara online dengan penelitian berbahan dasar daun gelinggang yang diformulasikan menjadi spray dan salep anti gatal, dengan guru pembimbing Esther Rachmadiasari dan Yuli Karyati.

baca juga ...  DPMD Kotim Tunggu Kepastian Hukum Terkait Status Kades Baampah

Elena menyampaikan tanaman ini sering ditemukan tumbuh di dekat parit atau sumber air, sudah dikenal sering digunakan masyarakat Dayak sebagai obat oles tradisional. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!