SAMPIT – Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah dua pekan terendam banjir. Air dengan ketinggian antara 40 hingga 80 sentimeter sejak 14 September 2025 merendam pemukiman warga, fasilitas kesehatan, hingga sekolah.
Banjir disebabkan hujan yang mengguyur wilayah setempat dengan intensitas tinggi, aktivitas masyarakat terganggu begitu pula sekolah, sementara warga menggunakan perahu sebagai sarana transportasi untuk kebutuhan sehari-hari.
Wakil Bupati Kotim Irawati bersama BPBD, Dinas Sosial, TNI, dan Polri turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi sekaligus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Bantuan yang disalurkan berupa pangan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan menjaga keselamatan,” kata Irawati, Jumat 26 September 2025.
Ia berharap penanganan dapat berjalan tepat sehingga situasi segera pulih. “Mudah-mudahan banjir bisa segera teratasi dan warga kembali beraktivitas dengan aman,” tambahnya.
Kepala BPBD Kotim Multazam juga mengimbau warga tetap waspada lantaran hujan deras masih berpotensi terjadi hingga dasarian Oktober 2025.
“Potensi hujan deras diperkirakan terjadi hingga dasarian pertama Oktober 2025,” kata Multazam. (nardi)












