SAMPIT – Suasana di Desa Tumbang Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, mendadak heboh saat warga menemukan tulang belulang manusia yang tersangkut di semak-semak pada Senin 6 Oktober 2025.
Kejadian mengejutkan ini langsung menyebar ke seluruh desa dan dilaporkan ke aparat kepolisian serta pemerintah desa.
Melalui proses identifikasi yang cepat, petugas dan warga berhasil mengungkap bahwa tulang tersebut adalah milik seorang pria berumur 70 tahun bernama F Ongging, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 31 Agustus lalu.
“Benar ternyata itu adalah kakek yang sempat dilaporkan hilang kemarin, yang fotonya tersebar. Dari pakaian yang di temukan di lokasi sama persis dengan di foto yang disebarkab saat hilang,” ungkap Maul warga setempat saat dikonfirmasi.
Adapun saat ditemukan tak bernyawa, korban mengenakan baju kaos bergaris corak warna hitam dan merah menggunakan kerah dan celana bola pendek.
Dengan tinggi sekitar 160 cm, dan memiliki tato di bahu kanan belakang motif telawang. Sebelum dievakuasi petugas kepolisian memastikan dari keluarga bahwa tulng belulang itu adalah korban yang sempat dilaporkan hilang.
Saat ini korban telah dievakuasi petugas bersama keluarga untun segera dimakamkan usai dipastikan tulang belulang itu adalah korban yang sempat hilang.
(Jimmy)












