PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya mengatasi keterbatasan tenaga dokter spesialis di sejumlah daerah. Melalui program beasiswa pendidikan dokter spesialis, saat ini ada sekitar 45 dokter yang tengah disekolahkan oleh pemerintah daerah.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalteng, Suyuti Syamsul, mengatakan sebagian dokter penerima beasiswa itu telah menyelesaikan pendidikan dan kini ditempatkan di rumah sakit milik provinsi.
“Dan itu kita tempatkan dimana masih terbatas di tiga rumah sakit provinsi, dua rumah sakit umum dan satu rumah sakit jiwa,” ujar Suyuti, Senin, 6 Oktober 2025.
Menurutnya, keterbatasan dokter spesialis masih menjadi tantangan besar terutama di wilayah kabupaten. Ia berharap dukungan pemerintah pusat untuk memperluas layanan kesehatan rujukan di daerah terpencil.
“Harapan kedepan rumah sakit provinsi satunya lagi itu bisa di masukan dalam KBSU bisa di bantu oleh kementerian kesehatan,” ujarnya.
Selain dokter spesialis, Suyuti juga menyoroti keterbatasan tenaga kesehatan di puskesmas. Dari 207 puskesmas di Kalteng, hanya sekitar setengah yang memiliki dokter gigi, sedangkan jumlah apoteker lebih sedikit lagi
“Ini menjadi tantangan-tantangan kita bersama,” katanya.
(Syauqi)












