SAMPIT – Kepemimpinan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi berganti. Jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo kini diemban oleh Jumberi, menggantikan Muhammad Saleh. Serah terima jabatan berlangsung di kantor Diskominfo Kotim, Jumat 10 Oktober 2025 dan disaksikan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kotim Masri.
Muhammad Saleh yang sebelumnya menjabat Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah, dipercaya menjadi Plt Kepala Diskominfo sejak Mei 2025.
Dalam pelantikan pejabat yang dilakukan Bupati Kotim Halikinnor pada Rabu 8 Oktober lalu, Saleh kini resmi menduduki jabatan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kotim. Dalam sambutannya, Saleh menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Diskominfo atas kerja sama selama masa tugasnya.
“Saya berpesan kepada teman-teman di Diskominfo agar tetap semangat dan kompak. Berdebat itu hal biasa, bukan untuk mencari kemenangan tapi kebenaran. Saya bangga karena Diskominfo sudah solid, tinggal memoles sedikit lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Jumberi yang menjabat Sekretaris Diskominfo, kini resmi menerima SK Bupati Kotim untuk mengemban amanah sebagai Plt Kepala Diskominfo. Ia menegaskan komitmennya melanjutkan program dan memperkuat sinergi di lingkungan dinas tersebut.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Mari kita jalankan semangat Habaring Hurung atau gotong royong dalam membangun OPD yang solid dan kuat. Banyak tugas yang harus segera kita tuntaskan,” katanya.
Pj Sekda Kotim Masri menekankan pentingnya menjaga kesinambungan kerja dan inovasi di era digitalisasi pemerintahan.
“Diskominfo memiliki peran strategis dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan transformasi digital di Kotim. Kami berharap pimpinan yang baru dapat melanjutkan sinergi yang sudah baik serta menghadirkan inovasi untuk pelayanan publik yang lebih optimal,” tuturnya.
Dengan pergantian kepemimpinan ini, Diskominfo Kotim diharapkan semakin kuat dalam menjalankan perannya sebagai garda depan pengelolaan informasi dan teknologi di lingkup pemerintahan daerah. (nardi)












