KUALA KAPUAS – Upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur terus menunjukkan hasil nyata. Bupati Kapuas H. M. Wiyatno turun langsung meninjau progres pembangunan ruas jalan Basarang–Kapuas Barat, proyek strategis sepanjang 22 kilometer yang akan menjadi urat nadi baru perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan.
Peninjauan dilakukan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Camat Basarang, Camat Mandomai, serta sejumlah kepala desa yang dilalui jalur pembangunan, yakni Desa Lunuk Ramba, Tambun Raya, Bungai Jaya, Maju Bersama, Saka Mangkahai, dan Mandomai. Hadir pula pihak kontraktor dan tokoh masyarakat setempat yang menyambut langsung kehadiran rombongan bupati di lapangan.
Bupati Wiyatno menjelaskan bahwa proyek tersebut tidak hanya difokuskan pada pembukaan akses, tetapi juga peningkatan kualitas jalan agar dapat menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian. “Alhamdulillah, sebagian besar ruas jalan dari Lunuk Ramba hingga Saka Mangkahai sudah bisa difungsikan. Masih tersisa sekitar tiga kilometer yang belum diperkeras, dan insyaallah akan kita selesaikan tahun 2026,” ujarnya optimistis, Jumat 17 Oktober 2025.
Menurutnya, jalur tersebut memiliki potensi besar untuk mendorong geliat ekonomi masyarakat di sekitar kawasan. “Wilayah ini memiliki lahan subur yang belum tergarap maksimal. Dengan terbukanya jalan baru, masyarakat akan lebih mudah mengangkut hasil panen, mengembangkan usaha perkebunan, dan memperluas kegiatan ekonomi lainnya,” terang Bupati Wiyatno.
Ia juga menyinggung adanya lahan seluas seribu hektare milik Kodim di Desa Maju Bersama yang akan mulai digarap pada tahun depan. “Kami berharap area ini dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Jika nanti Kodim membangun batalyon di wilayah tersebut, dampaknya akan sangat besar, baik untuk ketahanan pangan maupun aktivitas ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari masyarakat. Kepala Desa Bungai Jaya, Alim Mustofa, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Kapuas atas komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur desa
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memperjuangkan peningkatan jalan dari Bungai Jaya hingga Saka Mangkahai. Jalan ini membuka peluang besar bagi kami untuk mengembangkan ekonomi desa,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Basarang Nurcahyono menyebut bahwa proyek pembangunan jalan Basarang–Kapuas Barat sepanjang 22 kilometer ini akan memperkuat konektivitas antarwilayah. “Dampaknya luar biasa bagi masyarakat. Jalan ini akan memperlancar transportasi hasil pertanian, perikanan, serta mempercepat perputaran ekonomi di pedesaan,” katanya.
Dari sisi teknis, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kapuas, Heni, menjelaskan bahwa proses pembangunan dilakukan secara bertahap melalui peningkatan kualitas permukaan jalan dengan aspal dan agregat. “Dari Bungai Jaya hingga Lunuk Ramba menggunakan aspal, sedangkan Lunuk Ramba hingga Mandomai masih tahap agregat. Kami menargetkan pada akhir 2025 seluruh ruas jalan sudah bisa difungsikan penuh,” jelasnya. Ia pun mengajak masyarakat untuk terus mendukung proses pembangunan demi terwujudnya Kapuas yang Bersinar (Berjuang, Sejahtera, dan Inovatif) dalam pembangunan daerah. (ds)












