PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam memastikan setiap program pembangunan di Kalteng berjalan efektif, akuntabel, dan tepat sasaran.
Hal itu disampaikannya saat menerima Laporan Eksekutif Daerah Semester I Tahun 2025 serta Policy Brief Kolaborasi dan Monitoring Program Lintas Sektoral dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, di Rumah Jabatan Gubernur, Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Senin, 20 Oktober 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan BPKP.
Ia menilai, kerja sama yang kuat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan berbagai program prioritas daerah, terutama di tengah upaya pemerintah mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berterima kasih atas pendampingan dan kerja sama dari BPKP. Pemerintah Provinsi akan terus memperkuat sinergi ini agar pelaksanaan program pembangunan di Kalteng berjalan efisien, transparan, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Agustiar.
Laporan Eksekutif Daerah Semester I Tahun 2025 yang disampaikan BPKP memuat hasil pengawasan strategis pada sektor pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pertanian, serta akselerasi pelaksanaan program Kartu Huma Betang Sejahtera.
Sementara policy brief yang diserahkan berfokus pada pengembangan sistem aplikasi kolaborasi dan monitoring program lintas sektoral, yang diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjalankan kebijakan prioritas secara terpadu.
Gubernur menekankan, sistem kolaborasi lintas sektor merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh program pemerintah memiliki arah dan tujuan yang selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Kita ingin setiap program lintas sektor terpantau secara transparan dan saling terhubung, agar hasilnya lebih terukur dan tepat sasaran. Dengan begitu, pengawasan bukan hanya formalitas, tapi benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Pada pertemuan tersebut juga dibahas agenda pengawasan tematik berikutnya, yaitu penguatan swasembada pangansebagai prioritas pengawasan pada Semester II Tahun 2025.
Kepala Perwakilan BPKP Kalteng, Ilham Nurhidayat, menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen mendampingi pemerintah daerah dalam mengawal akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan program strategis daerah.
“Kami akan terus menjalankan pengawasan yang adaptif dan kolaboratif, dengan orientasi pada hasil yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ucap Ilham.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Agustiar didampingi oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung, Plt. Inspektur Provinsi Eko Sulistiyono, Kepala Dinas Kominfosantik Rangga Lesmana, dan Kepala BKAD Syahfiri.
“Sinergi dan kolaborasi harus menjadi budaya kerja kita semua. Hanya dengan bekerja bersama, kita bisa memastikan pembangunan di Kalteng benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Agustiar.
(Sya'ban)












