DPRD Kotim Soroti Minimnya Jumlah PAUD-TK Negeri

NARDI/BERITASAMPIT - Komisi III DPRD Kotim saat rapat APBD 2026 bersama Disdik Kotim.

SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten (Kotim), Noor Aprilly, menyoroti jumlah satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) antara negeri dan swasta yang masih jauh. Menurutnya, kondisi ini perlu menjadi perhatian serius dinas pendidikan bagaimana visi dan misi kedepan daerah menuju wajib belajar 13 tahun.

“Bagaimana langkah Disdik kedepan menambah TK Negeri baik di wilayah utara maupun selatan Kotim,” ujar Noor Aprilly, Sabtu 25 Oktober 2025.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Muhammad Irfansyah, membenarkan bahwa saat ini jumlah TK dan PAUD negeri masih minim. 

“TK dan PAUD negeri di Kotim baru ada enam unit, sementara ratusan lainnya TK swasta,” ungkap Irfansyah.

Ia menjelaskan, langkah konkret tengah dilakukan Disdik Kotim untuk memperbanyak TK negeri melalui mekanisme hibah aset dari pemerintah atau kelurahan. 

“Ada dua TK yang sudah dinegerikan, seperti di Cempaga dan Samuda melalui hibah dari kelurahan kemudian menjadi Negeri,” ujarnya.

Disdik Kotim menargetkan setiap kecamatan, bahkan setiap , memiliki minimal satu TK negeri. 

“Kalau ada TK milik kelurahan yang mau dihibahkan ke Pemkab Kotim, kami siap bantu proses pengalihannya menjadi TK negeri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irfansyah menyebut bahwa pembangunan TK baru dari awal cukup berat karena terkendala lahan. 

Oleh sebab itu, pihaknya fokus memanfaatkan aset atau kelurahan yang siap dihibahkan kepada Pemkab Kotim. 

“Dengan cara ini, tenaga pendidik PPPK dan PNS jurusan PAUD juga bisa terakomodir. Kami terus mendorong agar semakin banyak TK negeri terbentuk untuk pemerataan pendidikan di Kotim,” tutupnya. (nardi)

baca juga ...  Kok, Pedagang Asongan Bebas Masuk Rumah Sakit? Ini Respon Komisi III
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!