Siapkan Program Rekonstruksi Jalan dan Jembatan 2026

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi.

– Pemerintah Provinsi () memastikan program rekonstruksi jalan dan jembatan menjadi prioritas dalam tahun anggaran 2026. Program ini ditujukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di kabupaten dan kota.

Plt Sekretaris Daerah Provinsi , Leonard S. Apung, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menanggapi pandangan umum Fraksi Gerindra terhadap Nota Keuangan dan RAPBD 2026.

“Pertama izinkan saya menanggapi pandangan umum fraksi Gerindra pada beberapa bidang layanan umum masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Leonard saat rapat paripurna ke-5 DPRD Kalteng beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi melalui dinas terkait telah melakukan perencanaan infrastruktur, baik jalan maupun jembatan yang menjadi kewenangan provinsi dan mencakup seluruh kabupaten dan kota di Kalteng.

“Sudah diprogramkan pada tahun anggaran 2026, baik dari kegiatan rekonstruksi jalan, pemeliharaan berkala jalan dan jembatan maupun pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan arus logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat,” katanya.

Selain infrastruktur, Leonard juga menyinggung program di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Pemerintah Provinsi melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan telah mengalokasikan anggaran dari APBD provinsi serta APBN untuk memperkuat modal usaha petani dan peternak.

Program tersebut mencakup bantuan sarana produksi hingga pembangunan hilirisasi pabrik pengolahan hasil produksi seperti padi dan beras, dengan tujuan menjamin penyerapan dan pengolahan hasil panen. Sementara bagi kelompok peternak, bantuan diberikan dalam bentuk bibit ternak seperti sapi, kambing, dan ayam.

“Dalam hal pelatihan keterampilan melalui bimbingan dan pengawalan mutlak dilakukan para petugas di lapangan, dengan tujuan akhir agar setiap usaha tani atau ternak yang dilakukan masyarakat mampu memberikan hasil yang optimal, sehingga mendorong perekonomian daerah,” tutur Leonard.

juga terus menunjukkan dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan petani melalui program bantuan pupuk, benih, kapur dolomit, serta sarana pra-panen dan pascapanen yang dilaksanakan secara bertahap.

Untuk pemasaran komoditas padi dan jagung, kerja sama dengan Bulog dinilai berjalan baik karena penyerapan hasil panen petani bahkan melebihi target. Selain penguatan di sektor hulu, juga memberi perhatian khusus pada pengembangan sektor hilir agar nilai tambah produk pertanian terus meningkat.

(Syauqi)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Salurkan Kartu Huma Betang Sejahtera di Kotim
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!