SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari daerah pemilihan (dapil) 5 menyampaikan laporan hasil kegiatan reses dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD setempat.
Seto Hadi dari Fraksi PDIP yang bertindak sebagai juru bicara, menyampaikan bahwa pelaksanaan reses dapil 5 meliputi wilayah Kecamatan Bukit Santuai, Mentaya Hulu, Antang Kalang, Telaga Antang, Tualan Hulu, dan Parenggean.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat dan melihat langsung kondisi di lapangan.
“Reses pekan lalu kami manfaatkan untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan stakeholder di tiap kecamatan. Kami menyerap berbagai usulan yang sebagian besar masih berkaitan dengan perbaikan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan drainase,” ujar Seto Hadi, Rabu 29 Oktober 2025.
Selain pertemuan, rombongan anggota DPRD juga melakukan kunjungan lapangan untuk memantau realisasi pembangunan yang bersumber dari APBD Kotim.
Beberapa lokasi yang menjadi aspirasi masyarakat turut dikunjungi untuk memastikan kebutuhan pembangunan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
“Dari hasil kunjungan di lapangan, kami menemukan bahwa kebutuhan utama masyarakat masih berkisar pada peningkatan sarana infrastruktur, sarana pendidikan, tempat ibadah, serta dukungan bagi sektor pertanian. Beberapa desa dan kelurahan masih perlu perhatian lebih agar pembangunan berjalan merata,” ungkapnya.
Dalam kesimpulan laporan, masyarakat di dapil 5 berharap agar mereka dapat dilibatkan dalam setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.
Selain itu, peningkatan peran pemerintah daerah dalam mendukung pelaku usaha kecil menengah (UKM) juga menjadi sorotan penting.
“Kami berharap hasil reses ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Kotim bersama jajarannya. Aspirasi masyarakat ini penting untuk dijadikan bahan dalam perencanaan pembangunan Kotim ke depan,” tegas Seto.
Adapun anggota DPRD Kotim yang tergabung dalam dapil 5 antara lain Rimbun, Juliansyah, Seto Hadi, Andi Lala, Abdul Sahid, Hairis Salamad, M. Abadi, Muhammad Ridho Ansari, dan Hendra Sia. (nardi)












