BPD Waringin Agung Angkat Bicara Soal Polemik , Ungkap Akar Masalah Hingga Perangkat Mogok Kerja

UTOMO/BERITA SAMPIT - Ketua BPD Waringin Agung saat menyerahkan tuntutan masyarakat ke DPMD.

SAMPIT – Badan Permusyawaratan (BPD) Waringin Agung, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten (Kotim), akhirnya angkat bicara terkait polemik yang tengah terjadi di desanya. Masalah ini bahkan berujung pada aksi mogok kerja sejumlah perangkat .

Ketua BPD Waringin Agung, Didi Arif Santoso, menegaskan bahwa pihaknya telah menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya, termasuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan (DPMD).

“Kami meni hanya menyampaikan aspirasi masyarakat yang menuntut tentang dengan harus turunnya Kepala ,” kata Didi pada Kamis 30 Oktober 2025.

Didi juga menjelaskan selain menyampaikan tuntutan ke DPMD pihaknya juga memberi tebusan kepada Inspektorat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Polemik masyarakat dengan PT BUM sudah lama, sudah dari kepemimpinan terdahulu dan pengadilan sudah menyatakan menang tanah tersebut milik Waringin Agung,” ujar Didi.

Didi mengatakan aksi yang dilakukan oleh warga berjalan aman dan kondusif tanpa ada tindak anarkis dan pengrusakan terhadap fasilitas milik maupun warga.

“Demo berjalan damai tanpa ada anarkis dan pengrusakan,” bebernya.

Ia juga mengatakan dampak dari polemik yang terjadi ini adalah mogok kerja yang dilakukan oleh 8 dari 10 Ketua Rukun Tetangga (RT), satu dari dua Rukun Warta (RW) dan empat Perangkat .

“Dengan Kepala membuat perjanjian damai dengan PT BUM akhirnya terjadi polemik lagi dan mogok kerja selama kurang lebih dua bulan,” ungkapnya.

Diakhir wawancara Didi mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya memanggil Kepala untuk duduk dan mendengar tanggapannya terhadap tuntutan mssyarakat.

“Nanti kita akan Panggil Kepala tersebut untuk menanggapi mengenai tuntutan masyarakat ini gimana,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan upaya untuk mendapat konfirmasi dari Kepala Waringin Agung dan Kecamatan Antang Kalang belum membuahkan hasil.

(UTOMO)

baca juga ...  Kembali, Sejumlah Pejabat Dipanggil Kejari Kotim Terkait Hibah Ormas
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!